search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Hujan dan Genangan Air Tak Halangi Tes Fisik Atlet PON Papua

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 10 Maret 2021 21:00
TES. Atlet kontingen Provinsi Sulsel menghadapi PON XX Papua menjalani tes fisik, tes kesehatan, serta tes psikologi di Kantor KONI Provinsi Sulsel, Kota Makassar, Rabu (10/3/2021). foto: humas koni sulsel
TES. Atlet kontingen Provinsi Sulsel menghadapi PON XX Papua menjalani tes fisik, tes kesehatan, serta tes psikologi di Kantor KONI Provinsi Sulsel, Kota Makassar, Rabu (10/3/2021). foto: humas koni sulsel

PLUZ.ID, MAKASSAR – Hari kedua pelaksanaan tes fisik, tes kesehatan, dan psikotes bagi atlet dan pelatih yang merupakan kontingen Provinsi Sulsel yang dipersiapkan berlaga di PON XX Papua berlangsung di tengah-tengah hujan deras dan genangan air yang mengelilingi Kantor KONI Sulsel di Jl Sultan Hasanuddin, Kota Makassar, pagi hingga sore, Rabu (10/3/2021).

Hujan deras yang tak henti sepanjang malam, hingga saat proses tes atlet berlangsung, praktis membuat genangan air setinggi tumit orang dewasa menggenangi kantor KONI dari halaman depan hingga halaman parkir di samping gedung tersebut, yang sedianya dipakai untuk menguji ketahanan fisik, kecepatan, kekuatan, dan kelincahan atlet yang merupakan bagian dari tes fisik.

Akibatnya, sejumlah tahapan tes fisik yang terganggu akibat hujan dan genangan air tersebut, pelaksanaannya dipindahkan ke dalam dan di samping gedung kantor KONI yang tidak berimbas hujan dan genangan air.

Misalnya tes bleep dan foot reaction test, yakni tes berlari sejauh 20 meter dengan bolak-balik memindahkan tongkat, pelaksanaannya dipindahkan ke koridor gedung depan ruang sekretariat kantor KONI lantai satu dan di selasar gedung depan ruang bimpres dan ruang gym. Demikian halnya shuttle run dan ruller drop test juga dipindahkan ke dalam area gedung.

Wakil Ketua Bimpres KONI Sulsel, Syamsuddin Umar, yang juga Ketua Panitia Pelaksana Tes mengungkapkan, pemindahan tempat lokasi tes ini tidak mengurangi syarat dan prinsip-prinsip tes yang diuji ke atlet.

“Hujan deras yang tidak berhenti-berhenti ini, bikin halaman yang dipakai menguji tergenangi air. Ini sangat membahayakan atlet, karena air membuat arena ujian menjadi licin yang bisa mencederai atlet kita kalau terjadi insiden kecelakaan,” katanya.

Menurutnya, hujan dan genangan air tidak menghalangi program uji fisik atlet, karena jika tahapan uji ini ditunda akan mengganggu program latihan dan kerja cabang olahraga.

Di hari kedua pelaksanaan tes fisik, tes kesehatan, dan psikotes ini, dihadiri 98 atlet dan 14 pelatih.

Mereka menjalani delapan tahapan tes dengan penuh semangat walau ruang geraknya terbatas. Ke-8 tahapan tes ini, diuji secara bertahap dan tidak mengurangi pelaksanaan protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak.

Tes ini sendiri akan berakhir besok, Kamis (11/3/2021) dengan menguji 8 jumlah atlet dari 4 cabang olahraga. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top