PLUZ.ID, GOWA – Arifuddin Saeni resmi ditetapkan sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gowa periode 2025-2029.
Keputusan ini, berdasarkan hasil Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Kabupaten Gowa di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Selasa (30/12/2025).
Arifuddin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Ia juga mengapresiasi dedikasi para pengurus KONI Gowa sebelumnya yang telah membangun fondasi olahraga di daerah tersebut.
“Kita berada di sini dengan frekuensi yang sama. Kita ingin Gowa tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi juara dalam olahraga,” tegas Arifuddin.
Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulsel 2026, Arifuddin menekankan pentingnya persiapan matang seluruh atlet dan Cabang Olahraga (Cabor).
Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Kabupaten Gowa ini, mengajak seluruh insan olahraga di Gowa untuk menanggalkan ego sektoral dan fokus pada pembinaan yang berkelanjutan.
“Kita butuh inovasi manajemen yang modern, transparan, dan cepat. Atlet-atlet Gowa tidak boleh berjuang sendiri. Pembinaan harus terarah agar prestasi bisa diraih,” ujarnya.
Diakhir sambutan, Arifuddin juga menyampaikan terima kasih kepada panitia Musorkab Gowa serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab Gowa) Gowa atas dukungan penuh sehingga kegiatan tersebut dapat terselenggara dengan baik.
Semetara, Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mendorong keberadaan KONI Kabupaten Gowa dalam mencetak atlet berprestasi.
Hal ini diungkapkan saat menutup Musorkab KONI Gowa di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Selasa (30/12/2025).
Musorkab tersebut secara aklamasi menetapkan Arifuddin Saeni sebagai Ketua KONI Kabupaten Gowa periode 2025–2029.
Darmawangsyah Muin yang juga menjabat Ketua Umum KONI Provinsi Sulsel menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Arifuddin Saeni.
Ia berharap, kepemimpinan baru KONI Gowa mampu bergerak cepat, menghadirkan nuansa serta semangat baru, khususnya bagi para atlet dan cabang olahraga di Kabupaten Gowa.
“Selamat atas terpilihnya Bapak Arifuddin Saeni secara aklamasi. Semoga sukses memimpin KONI Gowa empat tahun ke depan. Saya berharap bisa bekerja cepat, memberi nuansa dan spirit baru bagi atlet serta cabor kita, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi Porprov 2026 di Kabupaten Wajo dan Bone,” ujarnya.
Ia mengingatkan, agar pengurus KONI Gowa tetap optimistis meskipun tengah menghadapi keterbatasan anggaran.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh mengurangi fokus pembinaan dan target prestasi olahraga daerah.
“Kita harus tetap menunjukkan prestasi, meski ada badai efisiensi anggaran. Gowa sudah menunjukkan perkembangan olahraga yang baik, dipercaya menjadi tuan rumah Gubernur Cup 2025, serta memiliki atlet berprestasi mulai dari dayung hingga pencak silat yang tampil di tingkat internasional,” tambahnya.
Ia juga menargetkan kontingen Sulsel pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di NTB dan NTT mampu menembus 10 besar nasional.
Oleh karena itu, ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan KONI kabupaten/kota serta kepala daerah se-Sulsel guna mewujudkan target tersebut.
“Target kita harga mati masuk 10 besar PON 2028. Jika anggaran daerah tidak mencukupi, kita akan membangun kerja sama dengan seluruh Ketua KONI daerah serta bupati dan wali kota se-Sulsel agar target itu tercapai,” tegasnya.
Usai Porprov Sulsel 2026, Darmawangsyah juga menekankan pentingnya memaksimalkan pembinaan atlet dan cabor potensial peraih medali emas PON. Sehingga seluruh pengurus agar mengesampingkan kepentingan politik dan fokus pada pembinaan olahraga secara profesional.
“Hilangkan kepentingan politik. Kita ingin olahraga Sulsel sukses. Lihat secara jernih atlet berprestasi dan potensi yang bisa dikembangkan untuk meraih emas di PON,” katanya.
Dirinya menaruh harapan besar kepada Arifuddin untuk membawa prestasi olahraga Gowa ke level yang lebih tinggi. Apalagi, Arifuddin dinilai sebagai figur yang tepat berdasarkan rekam jejak kepemimpinannya di cabang olahraga pencak silat hingga level internasional.
“Gowa mendapatkan Ketua KONI yang tepat. Berikan nuansa baru bagi seluruh cabor. Ini bukan soal kedekatan, tetapi soal kemampuan dan prestasi yang sudah dibuktikan,” tutupnya.
Penguatan Tata Kelola dan Arah Pembinaan Olahraga
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menegaskan pentingnya Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) 2025 sebagai forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi, memperbaiki tata kelola pembinaan, serta menetapkan arah prestasi olahraga daerah yang lebih terukur dan berkelanjutan.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, dalam pembukaan Musorkab KONI Kabupaten Gowa di Baruga Karaeng Pattingalloang Kantor Bupati Gowa, Selasa (30/12/2025), menyampaikan, olahraga daerah memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter, penguatan daya saing, sekaligus pengharum nama daerah di tingkat regional maupun nasional.

Sitti Husniah Talenrang. foto: istimewa
“Pembinaan olahraga di Kabupaten Gowa adalah proses panjang pembinaan karakter, disiplin, dan kebanggaan SDM (Sumber Daya Manusia) daerah yang harus dikelola secara konsisten. Soal medali menurut saya, itu bonus,” ujar Bupati Husniah, saat membuka Musorkab KONI Kabupaten Gowa ini.
Menurutnya, Kabupaten Gowa memiliki modal sosial dan sumber daya manusia olahraga yang cukup besar. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang harus disikapi secara objektif, mulai dari pemerataan pembinaan cabang olahraga, peningkatan kualitas pelatih dan ofisial, hingga penguatan tata kelola organisasi yang lebih akuntabel.
“Musorkab ini menjadi ruang untuk menyelaraskan potensi dengan kebutuhan riil di lapangan, agar pembinaan dan prestasi olahraga dapat berjalan lebih terukur, realistis, dan berkelanjutan,” jelas orang nomor satu di Gowa ini.
Bupati Talenrang menekankan, Musorkab bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum pengambilan keputusan strategis yang akan menentukan arah kebijakan pembinaan olahraga Gowa ke depan, termasuk dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sulsel 2026.
“Persiapan setiap cabor (cabang olahraga) tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan perencanaan matang, pembinaan berjenjang, serta kerja sama yang solid antara KONI, cabor, dan pemerintah daerah,” tegasnya.
Ia menegaskan, komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa untuk terus mendukung pengembangan olahraga daerah melalui kebijakan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan prestasi.
“Pemerintah daerah akan terus hadir mendukung pembinaan olahraga, karena dari sanalah lahir karakter, daya saing, dan kebanggaan Sumber Daya Manusia Gowa di masa yang akan datang,” pungkas Bupati Gowa.
Ketua Panitia Musorkab KONI Gowa 2025, Ahmad Sidiq Maulana, menyampaikan, pelaksanaan Musorkab ini, dirancang sebagai forum strategis untuk memperkuat konsolidasi kelembagaan, menyatukan visi seluruh pemangku kepentingan olahraga, serta memastikan kesiapan organisasi dan pembinaan cabang olahraga dalam menghadapi agenda kompetisi ke depan.
“Melalui Musorkab ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh elemen KONI berada dalam satu barisan yang solid, memiliki arah pembinaan yang jelas, serta komitmen yang kuat untuk menyiapkan atlet-atlet Gowa menghadapi Porprov tahun 2026 secara lebih sistematis,” ujar Ahmad.
Ia juga menegaskan, seluruh tahapan kegiatan telah disusun secara terukur, partisipatif, dan berorientasi pada kebutuhan pembinaan prestasi menuju Porprov Sulsel 2026.
Turut hadir pada kesempatan ini, Ketua DPRD Kabupaten Gowa, M Ramli Siddiq, Perwakilan Forkopimda Kabupaten Gowa, Plt Ketua KONI Gowa Chalik Suang, serta perwakilan pengurus asosiasi cabor se-Kabupaten Gowa. (***)