search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Sukriansyah Kunker Tinjau Pembangunan Bendungan Sidan Bali

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 24 Maret 2021 15:00
KUNKER. Staf Khusus Wakil Presiden RI Bidang Investasi dan Infrastruktur, DR Sukriansyah S Latief SH MH (tengah), melakukan Kunjungan Kerja ke Bali, Rabu (24/3/2021). foto: istimewa
KUNKER. Staf Khusus Wakil Presiden RI Bidang Investasi dan Infrastruktur, DR Sukriansyah S Latief SH MH (tengah), melakukan Kunjungan Kerja ke Bali, Rabu (24/3/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, DENPASAR – Staf Khusus (Stafsus) Wakil Presiden (Wapres) RI Bidang Investasi dan Infrastruktur, DR Sukriansyah S Latief SH MH, melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Bali, Rabu (24/3/2021).

Kunker ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana progres pelaksanaan pembangunan proyek nasional bendungan Sidan Bali.

Sukriansyah tiba di Bandara Denpasar, Bali pukul 10.00 WITA dan melakukan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Pertemuan sekaligus audiensi ini dilakukan di Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Bali.

Hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Kepala Dinad PUPR Bali Nusakti Weda dan Kepala BWS Maryadi. Adapun Stafsus Wapres DR Sukriansyah didampingi Asisten Stafsus DR Yulian.

Stafsus Wapres, Sukriansyah, pertemuan dengan jajaran Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Bali terkait progres pembangunan bendungan Sidan merupakan bagian untuk mempercepat penyelesaian pembangunan bendungan tersebut.

“Upaya percepatan dalam penyelesaian pembangunan bendungan Sidan menjadi pembicaraan kami. Semoga bisa dengan cepat diselesaikan dan dirasakan manfaatnya masyarakat Bali, khususnya di daerah pembangunan bendungan,” ujarnya.

Seperti diketahui pembangunan bendungan Sidan terletak di lokasi antara Desa Belok Sidan, Kabupaten Badung dan Desa Buahan Kaja, Kabupaten Gianyar, kurang lebih 56 Km dari kota Denpasar, Bali. Adapun genangan dari bendungan Sidan, meliputi Desa Bunutin, Langgahan, dan Mengani, Kabupaten Bangli.

Bendungan Sidan nantinya akan memiliki berbagai manfaat seperti penyediaan air baku dengan kapasitas 1,75 meter kubik per detik, sebagai PLTM sebesar 0,65 MW, sebagai obyek pariwisata serta sebagai lahan konservasi.

Penandatangan kontrak pembangunan bendungan Sidan yang dimulai sejak Oktober 2018 ini, menelan anggaran konstruksi kurang lebih Rp786 miliar melalui alokasi pembiayaan APBN dengan tahun anggaran proyek 2018-2021. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top