search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Andi Sudirman Sulaiman Update Progres MYP Infrastruktur Jalan, Ruas Hertasning hingga Bili-bili Capai 60 Persen

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 10 Mei 2026 18:02
Ilustrasi. foto: istimewa
Ilustrasi. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, membeberkan progres program Multiyears Project (MYP) infrastruktur jalan Paket 1 senilai Rp430 miliar per 10 Mei 2026.

Program pembangunan infrastruktur jalan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel 2025-2027 yang mencakup 14 ruas jalan di wilayah Kota Makassar, Gowa, Bulukumba, dan Sinjai, kini telah menunjukkan progres signifikan tingkat kemantapan jalannya.

Andi Sudirman mengatakan, progres sejumlah ruas jalan strategis yang saat ini tengah dikerjakan secara bertahap guna meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memperlancar mobilitas masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur jalan ini menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mendukung aksesibilitas masyarakat, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Andi Sudirman, Minggu (10/5/2026).

Adapun progres beberapa ruas jalan dalam Paket 1, diantaranya ruas Jalan Hertasning mencapai progres 64,34 persen, ruas Jalan Burung-Burung ke Bili-bili mencapai 66,35 persen, ruas Jalan Aroepala 10,91 persen.

Kemudian, ruas Jalan Tun Abdul Razak masih tahap pemasangan precast U-Ditch atau instalasi saluran drainase beton pracetak, ruas Tanete-Tanaberu mencapai 12,43 persen, ruas Jalan HM Yasin Limpo mencapai 34,95 persen serta ruas Kalimporo-Sumalaya-Batas Sinjai mencapai 17,47 persen.

Menurutnya, progres pengerjaan terus dipantau agar seluruh pekerjaan dapat berjalan sesuai target dan kualitas yang ditetapkan.

Andi Sudirman juga meminta seluruh pihak terkait untuk menjaga mutu pekerjaan demi memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Program MYP Infrastruktur Jalan sendiri menjadi salah satu fokus Pemprov Sulsel dalam meningkatkan kualitas konektivitas antar daerah, mengurangi biaya logistik, serta membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat di berbagai wilayah.

“Insya Allah, kita terus kawal agar pengerjaan berjalan maksimal dan selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top