search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Suasana Keakraban Warnai Pertemuan Sandiaga Uno dengan Danny Pomanto

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 14 April 2021 22:00
CENDERA MATA. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto memberikan cendera mata kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga S Uno di Jakarta, Rabu (14/4/2021). foto: humas pemkot makassar
CENDERA MATA. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto memberikan cendera mata kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga S Uno di Jakarta, Rabu (14/4/2021). foto: humas pemkot makassar

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menjadi salah satu dari delapan kepala daerah di Sulawesi yang diundang memaparkan potensi pariwisatanya di hadapan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno.

Delapan daerah tersebut adalah Makassar, Parepare, Maros, Jeneponto, Selayar, Enrekang, dan Morowali.

Dalam paparannya, Danny Pomanto mengungkapkan, Kota Makassar kaya akan pariwisata. Baik dari sejarah, makanan hingga festival.

Festival sendiri, Danny menyebut, F8 sebagai Pioner Festival of Makassar.

“Makassar dengan pariwisatanya umumnya mengkombinasikan potensi di Sulsel yang umumnya mengkombinasikan diantaranya kami memiliki yang namanya festival dan itu menjadi visi misi kami. Festival kami yang diinisiasi cukup beragam dan puncak festival namanya F8. F8 ini hanya butuh tiga tahun untuk bisa jadi Top 10 Festival of Indonesia,” ucap Danny di Kantor Kemenparekraf, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Danny juga menyebutkan, bukti pariwisata di Makassar sangat luar biasa, ada tiga core pariwisata di Makassar.

“Kami punya banyak histori yang luar biasa, tentang Syech Yusuf, tentang Pangeran Diponegoro, tentang Arung Palakka, tentang Sultan Hasanuddin, para warrior kita yang mengubah dunia. Misalnya bagaimana ada tulisan tentang Makassar oleh seorang penulis di abad ke-17 di Eropa yang memberikan bukti sejarah bahwa Napoleon Bonaparte ada keturunan Makassar sejarahnya adalah bisa dibuka website lengkap,” paparnya.

Yang kedua tentang sastronimi, Danny menyampaikan jika ia sudah mengkompilasi semua makanan termasuk Nasi Cemba dan Pulumandoti.

“Ini Pulumandoti nasi merah yang harum aromanya dicampur dengan Saltyfish enak sekali, kemudian Nasi Cemba dicampur dengan Gogos, macam-macam. Ada 40 makan kita. yang diakui, yang sudah kami eksplorasi ada sepuluh Pak Menteri, Pallubasa hanya salah satu, di Jeneponto Pallukacci sama enaknya, Pallukaloa,” sebut Danny.

Terakhir, Danny memaparkan terkait konvensi, dimana wali kota menyebutkan, Makassar kota penuh energi, karena semua kuliner makassar sangat bergizi dan khas.

Tak lupa Danny juga menekankan akan membantu industri kreatif mendapatkan hak kekayaan intelektualnya.

“Ini program ekonomi kreatif Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Pariwisata, yakni akan membantu 100 industri kreatif mendapatkan hak kekayaan intelektual. Kita berharap di masa pandemi ini semoga industri pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Makassar dari segala sektor dapat segera bangkit kembali,” harapnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top