PLUZ.ID, BONE – Pandemi Covid-19 hingga saat masih mengintai di sekitar kita. Bahkan, di beberapa daerah di Indonesia penyebaran virus ini, terus meningkat sebagai dampak dari masyarakat yang nekat melakukan mudik Lebaran Idulfitri 1442 H, beberapa waktu lalu.
Tercatat per 18 Juni 2021, ada 12.990 kasus baru konfirmasi positif Covid-19 yang terdata dari seluruh wilayah di Indonesia.
Demi mencegah peningkatan kasus baru Covid-19, khususnya di Kabupaten Bone, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel gencar melaksanakan beberapa tindakan preventif Kepolisian, yaitu patroli yustisi pendisiplinan protokol kesehatan di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah dalam hal percepatan penanganan Covid-19 menuju Indonesia sejahtera.
Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan, menyebutkan, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel akan terus ambil ambil bagian dalam rangka memutus penyebaran Covid-19 di Bone, sehingga pandemi ini segera berakhir.
“Tentunya sebagai wujud dari bhakti Brimob untuk Masyarakat, kami akan terus ambil bagian dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 salah satunya dengan rutin menggelar patroli yustisi ke beberapa tempat di Bone. Dalam patroli ini kami tak pernah bosan mengingatkan masyarakat untuk terus disiplin menerapkan protokol kesehatan utamanya tetap memakai masker ketika berada di tempat umum,” jelas Kompol Nur Ichsan, Sabtu (19/6/2021).
Danyon C Pelopor juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak kendor dalam hal penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
“Meskipun kami telah rutin menggelar patroli yustisi untuk mencegah meningkatkan kasus Covid-19, kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak kendor dalam penerapan 3M serta menanamkan pada diri masing-masing untuk saling menjaga satu dengan yang lain, karena tanpa dukungan ini semua usaha yang kami lakukan untuk mencegah penyebaran virus ini akan sia-sia,” jelas komandan yang akrab dengan sapaan Tindizzz ini.
Di tempa terpisah, hal senada juga disampaikan Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Anis PS.
Mantan Dansat Brimob Polda Sulbar ini, mengatakan, Sulsel merupakan wilayah yang memiliki penduduk terbesar di Indonesia bagian timur dengan kata lain Sulsel memiliki tingkat resiko penyebaran Covid-19 cukup tinggi.
“Dengan kultur masyarakat Sulsel yang memiliki tekad kuat, saya yakin kita semua mampu mencegah penyebaran virus ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sehingga kita bisa keluar dari pandemi ini,” ujarnya.
“Untuk itu Satbrimob Polda Sulsel beserta jajaran akan berupaya semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19 sebagai wujud dari bhakti Brimob untuk Indonesia,” jelasnya. (***)