search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Abdul Hayat Pastikan Penyaluran Bansos Kemensos Tuntas Bulan Ini

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 27 Juli 2021 20:00
Abdul Hayat Gani. foto: istimewa
Abdul Hayat Gani. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, memastikan penyaluran bantuan beras tahun anggaran 2021 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk penerimaan manfaat tuntas akhir bulan ini.

“Insya Allah, kita akan terus melaporkan kepada Bapak Menteri Dalam Negeri melalui Dirjen Bina Pembangunan Daerah Mendagri. Kita upayakan 100 persen akhir bulan ini,” ungkap Abdul Hayat dalam sambutan virtual bersama Dirjen Bina Pembangunan Daerah Mendagri RI dan seluruh provinsi se-Indonesia, Selasa (27/7/2021).

Diketahui, Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Sulsel mencapai 5.870.450 juta orang. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel sendiri berkolaborasi dengan Polda Sulsel, Kejati Sulsel, BPKP Sulsel, dan BPK RI dalam penyaluran bantuan tersebut.

“Kita membuat kesepakatan bekerjasama dengan Kapolda, Kejaksaan Tinggi. Selain surat edaran gubernur, kita diperkuat juga oleh Bapak Kapolda, Kejaksaan Tinggi dengan Kepala BPKP dan BPK RI, untuk sama-sama memastikan penyerapan sesuai arahan dari Bapak Presiden yang disampaikan langsung ke Kejagung dan Kapolri,” jelas eks Direktur Kemiskinan Kemensos RI ini.

Sementara, koordinasi dengan kabupaten/kota se-Sulsel akan dilakukan dalam waktu dekat ini, untuk memastikan penyaluran bantuan tersebut.

“Kemarin saya sudah rapat di Polda Sulsel dan pekan depan atau beberapa hari ke depan ini akan melakukan rapat secara virtual dengan seluruh kabupaten/kota. Yang agak lambat penyerapannya, kita akan melakukan tinju langsung di tempat,” tuturnya.

Sementara, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Mendagri RI, Hari Nur Cahaya Murni, mengaku, akan terus melakukan pemantauan penyaluran bantuan beras.

Sedangkan pemerintah daerah membantu penyaluran bantuan beras dan menjalin komunikasi intensif kepada pihak-pihak terkait, seperti Perum Bulog dan Satgas Penanganan Covid-19 untuk menghindari kerumunan.

“Pemerintah daerah untuk melaporkan
pelaksanaan penyaluran bantuan beras kepada Mendagri melalui Dirjen Bina Bangda dan Mensos melalui Sekjen, sebagaimana amanat radiogram maksimal 31 Juli 2021,” tutupnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top