search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pikir Sebelum Ketik, Hindari Konflik

doelbeckz - Pluz.id Senin, 16 Agustus 2021 22:30
Sumber: literasi digital sulawesi
Sumber: literasi digital sulawesi

Literasi Digital Sulawesi 2021

PLUZ.ID, DONGGALA – Rangkaian Program Literasi Digital ‘Indonesia Makin Cakap Digital’ di Sulawesi, yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual di Donggala, Sulawesi Tengah, Senin (16/8/2021).

Kolaborasi ketiga lembaga ini, dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah ‘Jarimu Harimaumu’.

Program kali ini menghadirkan 447 peserta dan empat narasumber yang terdiri dari IT Technical Support di Palapa Digital Aly Hasny, Marketing Digital dan Kreator Konten Yohana Djong, anggota Mafindo, Dosen, dan Praktisi SDM Rovien Aryunia, serta Jurnalis dan anggota Smart Mommy Debby Mano. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Linda Setiawati selaku aktivis perempuan. Rangkaian Program Literasi Digital ‘Indonesia Makin Cakap Digital’ di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. ‘Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Pemateri pertama adalah Aly yang membawakan materi kecakapan digital dengan tema ‘Mengenal Berbagai Aplikasi Percakapan’.

Menurutnya, dalam menggunakan aplikasi percakapan, yang utama adalah memahami apa yang kita butuhkan dari sebuah aplikasi komunikasi tersebut.

“Kenali fitur dan fungsi yang sesuai kebutuhan, perhatikan pengaturan privasi, dan waspada terhadap kemungkinan pencurian data pribadi kita,” pesannya.

Berikutnya, Yohana menyampaikan materi etika digital berjudul ‘Etika Berjejaring, Jarimu Harimaumu!’.

Yohana mengatakan, dalam bermedia sosial gunakanlah bahasa yang sopan sesuai etika untuk menghindari konflik. Pahami juga bahwa terdapat norma-norma sosial maupun hukum yang harus dihormati. “Ingat UU ITE. Pikir Sebelum Ketik!,” tegasnya.

Sebagai pemateri ketiga, Rovien membawakan tema budaya digital tentang ‘Mengenal Lebih Jauh Cara Menyuarakan Pendapat di Dunia Digital’.

Menurutnya, budaya digital penting diterapkan agar tercipta kehidupan digital yang aman, nyaman, tentram dan damai. Di sisi lain, budaya kepalsuan digital yang miskin, mengawang hingga sensasi atau kontroversi harus dihindari.

Adapun Debby, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai ‘Keamanan Anak di Digital’.

Debby mengatakan, karakter generasi digital native, yang lahir dan tumbuh di era digital, antara lain ekspresif dan interaktif, menyukai kebebasan, berwawasan luas, multitasking dan kolaboratif, serta bergantung pada teknologi. Mereka mesti dibimbing dengan pengetahuan teknologi dan keamanan digital agar terhindar dari dampak negatif.

Setelah pemaparan materi semua narasumber, moderator melanjutkan kegiatan dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh peserta. Panitia memberikan uang elektronik senilai masing-masing Rp100.000 bagi sepuluh penanya terpilih.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif masyarakat Sulawesi.

Salah satu pertanyaan menarik dari peserta adalah tentang bagaimana mengenalkan anak ke dunia digital yang baik.

Narasumber menjelaskan, anak-anak sebaiknya lebih banyak beraktivitas fisik untuk melatih perkembangan sensorik-motoriknya. Orang tua harus bijak dalam mengenalkan dan mendampingi anak beraktifitas di dunia digital.

Program Literasi Digital ‘Indonesia Makin Cakap Digital’ di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top