search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Nurhaldin Paparkan Perbaikan Sistem Pendidikan ke DPRD Wajo

doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 21 Agustus 2021 11:00
SAMBUTAN. Wakil Ketua DPRD Makassar Andi Nurhaldin didampingi anggota Komisi C DPRD Makassar Anwar Faruq serta Kasubag Protokol DPRD Makassar Puspawati Hera menerima kunjungan DPRD Kabupaten Wajo di Ruang Protokol Sekretariat DPRD Makassar, Jumat (20/8/2021). foto: istimewa
SAMBUTAN. Wakil Ketua DPRD Makassar Andi Nurhaldin didampingi anggota Komisi C DPRD Makassar Anwar Faruq serta Kasubag Protokol DPRD Makassar Puspawati Hera menerima kunjungan DPRD Kabupaten Wajo di Ruang Protokol Sekretariat DPRD Makassar, Jumat (20/8/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – DPRD Kabupaten Wajo melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Makassar dalam rangka mempelajari pembenahan terhadap sistem pendidikan di Kota Makassar.

Kunjungan ini diterima Wakil Ketua DPRD Makassar Andi Nurhaldin didampingi anggota Komisi C DPRD Makassar Anwar Faruq (F-PKS), serta Kasubag Protokol DPRD Makassar Puspawati Hera di Ruang Protokol Sekretariat DPRD Makassar, Jumat (20/8/2021).

Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Nurhaldin NH, memaparkan sejumlah langkah-langkah DPRD dalam penanganan sistem pendidikan di Kota Makassar. Mulai dari ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan hingga percepatan pendanaan kegiatan penunjang pendidikan.

Koordinator Komisi D DPRD Makassar ini, mengatakan, pihaknya telah memecahkan solusi ketersediaan bangku SMP bagi sejumlah siswa yang kemungkinan tidak mengakomodir alumni SD.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan seluruh kepala SD dan SMP, dan hasilnya kami dapatkan 10.000 siswa yang tidak terakomodir di SMP, itu Alhamdulillah bisa mengikuti pendidikan dengan baik,” ujar Legislator Golkar ini.

Selain itu, dirinya juga mengaku, telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Makassar agar mendorong percepatan pendanaan berupa dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Jadi kemarin kita sudah koordinasi, yang sebelumnya dana BOS itu cair per enam bulan, sekarang sudah per tiga bulan. Dan pencairannya juga langsung dari kementerian ke rekening sekolah masing-masing,” tegasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top