search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pemprov Sulsel Dorong Pembentukan Koperasi dan UMKM

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 22 Agustus 2021 20:00
Andi Rachmatika Dewi. foto: istimewa
Andi Rachmatika Dewi. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Anggota DPRD Provinsi Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, atau biasa disapa Cicu kembali tatap muka dengan konstituen dalam rangka penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Pemerintah Provinsi Sulsel nomor 7 tahun 2019 tentang Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Kecil di Kantor Balai Diklat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, Minggu (22/8/2021).

Cicu mengatakan, semua masyarakat boleh mendirikan koperasi sesuai syarat yang ditentukan regulasi. Bahkan, Pemprov Sulsel mendorong pembentukan koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di setiap lingkungan yang ada di masyarakat.

“Pemerintah mendorong pembentukan Koperasi dan UMKM. Kita berharap mereka banyak berjamur seperti zaman dulu,” jelas Cicu.

Hanya saja, sambung Ketua Komisi B DPRD Sulsel, keberadaan Koperasi tidak eksis. Padahal, Koperasi ini khususnya merupakan organisasi sangat bagus. Mulai pembinaan dan pemberdayaan anggota yang terorganisir.

“Untuk UMKM, ada banyak pelaku sektor ini. Kondisi ekonomi hari ini yang begitu sulit memang lebih baik membuat usaha kecil menengah dengan memanfaatkan keterampilan,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel, Faisal Malik, menjelaskan, koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang per orang atau badan hukum dengan melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip koperasi.

Koperasi juga sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.

“Cukup sembilan orang bisa bikin koperasi. Namun, setelah itu, harus merekrut sebanyak-banyaknya anggota koperasi. Karena koperasi itu usaha bersama,” tandas Faisal.

Siapapun anggota koperasi, sambung Faisal, mereka adalah pengusaha. Semua itu telah diatur dalam Perda nomor 7 tahun 2019 tentang Pemberdayaan Koperasi dan UMKM. Sisa, diatur jenis usaha koperasi yang akan dijalankan.

“Koperasi ini adalah usaha, orientasinya adalah profit. Nah, ekonomi sosialnya adalah mereka yang tergabung dalam keanggotaan di dalam koperasi,” katanya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top