search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Kinerja Pelindo IV Meningkat 6,11 Persen

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 26 Agustus 2021 18:00
BERI KETERANGAN. Direktur Utama PT Pelindo IV, Prasetyadi (kanan), memberikan keterangan terkait kinerja Semester I 2021 PT Pelindo IV (Persero) dan Integrasi BUMN Operator Pelabuhan di kantornya, Kamis (26/8/2021). foto: doelbeckz/pluz.id
BERI KETERANGAN. Direktur Utama PT Pelindo IV, Prasetyadi (kanan), memberikan keterangan terkait kinerja Semester I 2021 PT Pelindo IV (Persero) dan Integrasi BUMN Operator Pelabuhan di kantornya, Kamis (26/8/2021). foto: doelbeckz/pluz.id

PLUZ.ID, MAKASSAR – Kinerja ciamik ditorehkan PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), yang berhasil mencatat realisasi pendapatan usaha semester I-2021 sebesar Rp1,86 triliun atau meningkat 6,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama PT Pelindo IV, Prasetyadi, mengatakan, naiknya pendapatan tersebut bermuara pada bottom line atau laba bersih Perseroan meskipun saat ini badai pandemi Covid-19 masih menghantam di hampir semua lini sektor yang ada.

Prasetyadi pada sesi konferensi pers terkait kinerja Semester I 2021 PT Pelindo IV (Persero) dan Integrasi BUMN Operator Pelabuhan di kantornya, Kamis (26/8/2021), menyebutkan, pada semester I-2021 realisasi laba setelah pajak BUMN operator pelabuhan di Kawasan Timur Indonesia ini mencapai sebesar Rp138,37 miliar.

“Jumlah itu meningkat 31,10 persen dibandingkan kurun waktu yang sama di tahun lalu,” ujar Prasetyadi.

Kondisi keuangan tersebut, kata dia, juga memantik peningkatan realisasi total aset perusahaan di semester I-2021, yaitu sebesar Rp12,03 triliun atau meningkat 6,66 persen bila dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi kinerja operasional, Prasetyadi menuturkan, realisasi arus kunjungan kapal secara total pada semester I-2021 sebesar 39.845 call kapal. Angka itu bila dibandingkan dengan periode yang sama di 2020 lalu mengalami peningkatan 16,62 persen.

Menurutnya, realisasi tersebut dipicu oleh realisasi arus kunjungan kapal di dermaga umum yang sebesar 17.171 call kapal di semester I tahun 2021, atau meningkat 14,37 persen dibandingkan dengan semester I tahun lalu.

Sedangkan untuk arus kunjungan kapal di non dermaga umum, Prasetyadi menjelaskan, realisasinya mencapai 22.674 call kapal pada semester I-2021. Jumlah itu mengalami peningkatan 18,38 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu.

“Meningkatnya kebutuhan masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19 yang masih bergejolak, menjadi pemantik tingginya kunjungan kapal khususnya yang mengangkut kebutuhan pokok serta obat-obatan untuk masyarakat di wilayah Timur Indonesia,” sebutnya.

Sementara peningkatan kinerja arus kunjungan kapal di dermaga umum dipengaruhi meningkatnya arus kunjungan kapal curah cair non Bahan Bakar Minyak (BBM) pada Cabang Balikpapan, adanya peningkatan kunjungan kapal peti kemas dan penumpang pada Cabang Ambon dan Jayapura, serta adanya peningkatan kunjungan kapal curah cair BBM pada Cabang Bitung dan Cabang Balikpapan.

Progres Fisik Investasi Pelindo IV Moncer

Dari sisi progres fisik investasi PT Pelindo IV di semester pertama tahun ini, Prasetyadi, mengungkapkan, pihaknya juga berhasil mencapai kinerja yang moncer, di mana total investasi induk dan anak perusahaan telah mencapai 72,47 persen dengan penyerapan anggaran sebesar Rp254,16 miliar pada semester I-2021.

“Progres fisik terbesar adalah kegiatan investasi yang dilakukan di Cabang Biak dan Ternate yang hingga semester I tahun ini telah mencapai 100 persen, dengan pekerjaan yang dilakukan, yaitu pembangunan lapangan penumpukan dan instalasi fasilitas pelabuhan,” rinci Prasetyadi.

Menyusul progress fisik pekerjaan di Cabang Jayapura 82,1 persen, Cabang Fakfak 77,9 persen, Direktorat Teknik 75,1 persen, dan Cabang Sorong 71,7 persen.

Kemudian Cabang Terminal Petikemas Bitung 38,2 persen, Cabang Terminal Petikemas Makassar dengan progress fisik 47,7 persen, Cabang Tarakan 12,7 persen, dan Cabang Pantoloan yang mencapai progress fisik 5,0 persen.

Pihaknya optimistis hingga akhir 2021 nanti, semua pekerjaan fisik akan rampung sesuai dengan target yang ditetapkan.

Prasetyadi menyebutkan, tahun ini Perseroan menyiapkan total investasi untuk induk dan anak perusahaan sebesar Rp1,57 triliun. Jumlah tersebut dialokasikan untuk bangunan fasilitas pelabuhan, kapal, alat-alat fasilitas pelabuhan, instalasi fasilitas pelabuhan, tanah, jalan dan bangunan, peralatan, kendaraan serta emplasemen. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top