search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Penyandang Difabel Memiliki Hak Sama dengan Warga yang Lain

doelbeckz - Pluz.id Senin, 30 Agustus 2021 19:00
Irmawati Sila. foto: istimewa
Irmawati Sila. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Penyandang difabel (disabilitas) acap kali ditempatkan sebagai orang nomor dua di lingkungan sosial. Padahal, mereka memiliki hak yang sama dengan manusia pada umumnya.

Hal itu disampaikan anggota DPRD Kota Makassar, Irmawati Sila, saat menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar Nomor 6 tahun 2013 tentang Pemenuhan Hak-hak Penyandang Disabilitas di Hotel Pesonna Makassar, Senin (30/8/2021).

Irmawati Sila mengatakan, pemerintah telah mengeluarkan regulasi untuk memenuhi kebutuhan disabilitas. Hanya saja, Perda tentang Disabilitas ini, belum tersosialisasi dengan baik.

“Kita sosialisasikan agar masyarakat tahu bahwa ada hak-hak penyandang difabel bahkan sudah ada perda yang mengatur. Penyandang difabel memiliki hak yang sama dengan warga yang lain,” ungkap Irmawati Sila.

Perda ini telah ada sejak 2013 atau delapan tahun yang lalu. Bahkan, pemerintah telah menerbitkan aturan baru soal disabilitas, sehingga, kata politisi Hanura ini, perlu diganti, namun harus ada kajian terlebih dahulu.

“Kita ajak masyarakat, khususnya peserta mensosialisasikan perda ini. Masih banyak yang tidak tahu soal ini perda,” katanya.

Berdasarkan regulasi, kata Irma, sapaan akrab Irmawati Sila, perusahaan swasta yang memiliki tenaga kerja 100 orang, harus mempekerjakan minimal satu orang penyandang disabilitas.

“Jadi, dengan adanya sosialisasi ini tidak ada lagi penyandang disabilitas yang tidak mendapat bantuan,” jelasnya.

Sementara, Narasumber Kegiatan, Rusmayani Madjid, mengatakan, landasan regulasi ini, yakni Pancasila dan UUD 1945 dimana maksud dari landasar, yaitu berasaskan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

“Tujuannya perda ini, penyandang disabilitas bisa meningkatkan taraf kesejahteraan, kualitas serta kelangsungan hidup dan kemandirian,” ucap Maya, sapaan akrab Rusmayani Madjid.

Sesuai regulasi, sambung Maya, pemerintah akan memberikan penghargaan bagi mereka yang berjasa dalam mewujudkan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. Ada juga sanksi yang disiapkan. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top