search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Jangan Gegabah, Jaga Kerahasiaan Data Pribadi dan Orang Lain

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 31 Agustus 2021 20:00
foto: literasi digital sulawesi
foto: literasi digital sulawesi

Literasi Digital Sulawesi 2021

PLUZ.ID, MAKASSAR – Rangkaian Program Literasi Digital ‘Indonesia Makin Cakap Digital’ di Sulawesi yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (31/8/2021).

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Kegiatan dengan tema ‘Menghindari Pencuri Data’ ini, diikuti 639 peserta.

Program kali ini dipandu Ginar Ayuningtyas sebagai moderator dengan menghadirkan empat narasumber, yang terdiri dari CEO & Co-Founder Kururio Indonesia Eko Prasetya, Cyber Crime Polda Sulsel Febri Nurtanio, Wakil Rektor IV Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Lestari Nurhajati, serta Founder Positive Movement Inayah Wulandari Wahid.

Rangkaian Program Literasi Digital ‘Indonesia Makin Cakap Digital’ di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.

“Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Pemateri pertama adalah Eko Prasetya yang membawakan tema ‘Informasi Digital, Identitas Digital dan Jejak Digital dalam Media Sosial’.

Eko mengingatkan agar jangan pernah mengunggah identitas diri di media sosial.

“Data diri seperti KTP (Kartu Tanda Penduduk) tercantum NIK (Nomor Induk Kependudukan), merupakan catatan diri kita. Jangan sharing di medsos secara ‘alay’,” katanya.

Berikutnya, Inayah Wulandari Wahid menyampaikan materi berjudul ‘Etis Bermedia Sosial’.

Inaya mengimbau, untuk menjaga kerahasiaan data diri orang lain sama seperti data diri sendiri.

“Jika kita tanpa sadar menyebar identitas orang lain, berisiko dimanfaatkan untuk kejahatan oleh orang tidak bertanggung jawab,” terang putri mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid ini.

Sebagai pemateri ketiga, Lestari Nurhajati membawakan tema tentang ‘Mengenal UU ITE terkait Perlindungan Data Pribadi’.

Menurutnya, perlindungan privasi yang harus dijaga meliputi identitas, catatan kesehatan, kondisi keuangan, pekerjaan, pendidikan, keluarga, dan kekayaan intelektual.

“Kita harus meningkatkan kecakapan digital untuk melindungi identitas digital dan data pribadi di platform digital,” jelasnya.

Adapun Febri Nurtanio, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema mengenai ‘Phishing: Apa itu dan Bagaimana Menghindari?’.

Febri menjelaskan, phishing adalah upaya untuk mendapatkan informasi data seseorang dengan teknik pengelabuan. Jika menerima tautan, hindari membuka langsung dan pastikan dulu keaslian tautan tersebut.

Setelah sesi pemaparan materi selesai, moderator melanjutkan kegiatan tersebut dengan sesi tanya jawab yang disambut hangat peserta.

Panitia memberikan uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 bagi sepuluh penanya terpilih.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif masyarakat Sulawesi.

“Jika media sosial pribadi diretas, apa langkah yang ditempuh jika pelaku melakukan pinjaman atas nama kita?,” tanya Imelda Sari, salah satu peserta kegiatan Literasi Digital di Makassar.

Febri Nurtanio mengatakan, korban peretasan bisa mengumpulkan bukti-bukti terlebih dahulu dari tangkapan layar dan melaporkan ke kepolisian.

“Pihak Kepolisian akan melakukan analisa sesuai prosedur untuk identifikasi pelaku atau orang yang melakukan pelanggaran,” terangnya.

Program Literasi Digital ‘Indonesia Makin Cakap Digital’ di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top