search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Milad Ke-55: Mempertegas Perjuangan KAHMI

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 21 September 2021 15:00
Aminullah. foto: istimewa
Aminullah. foto: istimewa

KORPS Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) didirikan di Surakarta pada 2 Jumadil Akhir 1386 H atau Sabtu, 17 September 1966. Tepatnya, pada Jum’at kemarin, 17 September 2021 merayakan Milad ke-55.

Ide pendirian KAHMI merupakan keinginan kuat sejumlah alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Ada kegelisahan, sekaligus rasa optimisme meneruskan perjuangan. Tujuan berdirinya KAHMI, meneruskan cita-cita HMI, yaitu terhimpunnya alumni HMI yang memiliki kualitas insan cita dalam mewujudkan masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT.

KAHMI kesannya perkumpulan yang bersifat kekeluargaan. Betapa tidak, kader HMI baik level senior dan level junior mudah menjalin keakraban. Pengalaman saya bergabung dalam organisasi ini, sangat pas dibahasakan bahwa ‘baru ketemu kemarin sore, rasanya sudah akrab puluhan tahun’. Namun demikian, KAHMI tetap menjaga marwahnya sebagai organisasi kemasyarakatan yang bersifat independen, kecendekiaan dan religius.

KAHMI merupakan tempat berhimpunnya tokoh-tokoh HMI tercerahkan nan top pada masanya. KAHMI memiliki segudang sumber daya manusia potensial. Kader-kader berjiwa insan akademis, pencipta dan pengabdi yang bernafaskan Islam akan selalu siap bila dibutuhkan. Buktinya, kader-kader KAHMI hadir di hampir semua segmen masyarakat. Lebih dari itu, mereka bahkan menjadi sosok terdepan yang mengendalikan sebuah organisasi. KAHMI benar-benar mewarnai perjalanan negeri ini.

Presiden RI, Joko Widodo menyampaikan kekagumannya saat membuka acara Rakornas KAHMI secara virtual pada Jumat (15/1/2021).

Sebagaimana dikutip dari media beliau barkata: “Saya ingin menyampaikan rasa kagum saya kepada KAHMI, kadernya ada di mana-mana, menjadi pengusaha sukses banyak, ada di birokrasi, ada di partai politik banyak, di lembaga negara juga banyak dan dipercaya mengisi banyak tugas-tugas strategis termasuk di jajaran kabinet Indonesia Maju”. Patut direnungkan, karena beliau juga mengharapkan peran besar KAHMI dalam berbagai bidang sebagai salah satu kekuatan strategis bangsa.

Posisi Strategis Kader

Tak bisa dipungkiri, banyaknya kader-kader potensial KAHMI telah memegang peranan strategis hampir di semua bidang misalnya saja di pemerintahan, pendidikan, politik dan sektor swasta. kader-kader KAHMI berupaya berkontribusi terbaik dalam memberikan perubahan yang lebih baik bagi masyarakat. KAHMI merupakan salah satu lokomotif penting dalam sejarah kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Namun, perlu diingat bahwa keberadaan KAHMI ini untuk menggairahkan semangat optimisme dalam meraih cita-cita perjuangan HMI.

Anggaran Dasar organisasi pun telah tegas menyampaikan misi KAHMI dalam mencapai tujuan organisasi meliputi:
1. Memelihara dan meningkatkan persaudaraan sesama anggota KAHMI dalam meningkatkan kualitas hidup, kesejahteraan, dan kemakmuran bersama
2. Mendinamisasikan hubungan timbal balik KAHMI dengan HMI agar setiap anggota HMI mencapai kualitas insan cita secara paripurna dan memperkuat basis sosial HMI di setiap kampus perguruan tinggi
3. Memperkuat ukhuwah Islamiyah bagi sesama kader umat Islam untuk berperan aktif membangun kehidupan yang islami dalam masyarakat
4. Meningkatkan peran kecendekiawan dalam memajukan IPTEK, entrepreneurship dan Inovasi
5. Berpartisipasi aktif dalam mengkritisi dan membentuk kebijakan publik berdasarkan kekuatan moral dan ilmu pengetahuan dalam rangka memerangi kemiskinan, keterbelakangan, kebodohan dan ketidakadilan untuk kemajuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia
6. Menjalin persaudaraan kemanusiaan dengan sesama warga dunia melalui ilmu pengetahuan dan teknologi agar tercipta keadilan dan perdamaian dunia.

KAHMI di tahun 2021, merayakan Milad ke-55. Perjalanan yang cukup panjang. Tahun ini, seyogyanya menjadi ajang evaluasi organisasi. Apakah rasa optimisme dalam meraih cita-cita tujuan organisasi sudah di depan mata, atau malah sebaliknya. Jika masih membutuhkan proses yang lebih panjang lagi, maka Milad ke-55 ini menjadi momentum yang pas untuk semua kader dalam mempertegas perjuangan KAHMI. Milad ke-55 ini menjadi momen ‘peremajaan semangat dalam berorganisasi’.

Mempertegas Perjuangan:

KAHMI Teladan
Tujuan organisasi akan tercapai jika anggotanya menjaga semangat perjuangan dengan penuh optimisme. KAHMI membangun perjuangan dari dalam organisasi. KAHMI membangun rasa kebanggaan dan menanamkan rasa kecintaan kepada seluruh anggota. Maka dengan sendirinya, kader-kader KAHMI ini akan tampil sebagai ‘pembeda’ diberbagai bidang pekerjaan dan profesinya, tanpa ragu menampilkan ‘identitasnya’.

Kualitasnya sebagai kader-kader berjiwa insan akademis, pencipta dan pengabdi yang bernafaskan Islam dijaga secara konsisten dimana pun berada. KAHMI harus muncul sebagai teladan dalam bermasyarakat.

Memperkuat Koordinasi dan Kolaborasi KAHMI
Kader KAHMI sebenarnya sudah mengetahui langkah-langkah strategis dalam mencapai tujuan, sebagaimana tertuang misi KAHMI dalam Anggaran Dasar. Secara garis besar, visi yang dilakukan meliputi membangun rasa persaudaraan sesama kader KAHMI dan umat Islam, menjaga intelektual dalam memajukan IPTEK, entrepreneurship dan inovasi, dan aktif dalam mengkritisi dan membentuk kebijakan publik demi kemajuan masyarakat dan bangsa.

Seyogyanya, kader KAHMI di semua level baik nasional, wilayah, daerah maupun rayon bergandengan tangan, satukan gerak langkah dalam menjalankan misi ini. KAHMI membangun koordinasi yang rapi dan terstruktur untuk seluruh anggota. Diperkuat lagi kader-kader yang memiliki posisi strategis untuk membangun kolaborasi dengan semua pihak yang dapat mengakselerasi dalam pencapaian tujuan organisasi.

Koordinasi sesama KAHMI di semua level akan memudahkan mengevaluasi sejauh mana organisasi ini melangkah dalam mencapai tujuan. Dalam beberapa pertemuan dan bincang santai dengan sesama kader KAHMI. Saya merasakan bahwa satu isu permasalahan belum tuntas dijawab, muncul lagi isu permasalahan baru. Masalah pasti akan terus berdatangan, tapi kita juga membutuhkan solusi yang tuntas.

Oleh karena itu, fokus perjuangan setiap tahunnya perlu didesain sebaik mungkin. Setiap tahun, ada isu besar atau permasalahan utama bangsa yang menjadi fokus perhatian semua anggota untuk mencarikan solusinya. Sehingga, setiap pertemuan dengan kader, dimana pun ketemu, maka ada isu utama yang akan selalu dibicarakan terkait persoalan bangsa setiap tahunnya. KAHMI yang merupakan tempat berhimpunnya para intelektual, seyogyanya tampil sebagai pembawa solusi permasalahan bangsa dengan tuntas.

Sebagai kader, tentu suatu kebanggaan tersendiri telah menjadi bagian cerita dalam KAHMI. Setiap berdiskusi dengan kader-kader intelektual KAHMI, selalu juga muncul rasa optimisme. Bahwasannya, KAHMI akan selalu hadir memberikan solusi terbaik setiap permasalahan bangsa. Selamat Milad ke-55. Bersama KAHMI, Majulah bangsaku, Indonesia. (***)

Aminullah
Ketua HMI Komisariat Farmasi Unhas
Periode 2003-2004

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top