search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pandemi Covid-19 Melandai, Properti Mulai Bergairah Kembali

doelbeckz - Pluz.id Senin, 08 November 2021 17:00
HM Sadiq. foto: istimewa
HM Sadiq. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Kondisi pandemi Covid-19 saat ini di Indonesia maupun di Sulsel, khususnya di Kota Makassar terus melandai. Hal ini merupakan hasil kerja keras pemerintah dan semua pihak dalam menekan menekan penyebaran virus corona.

Hal ini pun direspon dengan baik pelaku usaha di Sulsel. Sebab, kondisi ini berdampak pada aktivitas masyarakat yang terus membaik dan perekonomian juga mulai sedikit demi sedikit bertambah pulih.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Realestat Indonesia (REI) Sulsel, HM Sadiq, Senin (8/11/2021), mengatakan, mulai membaiknya aktivitas masyarakat dapat dilihat dari kondisi di lapangan. Seperti, yang dulu dirumahkan mulai bekerja kembali, yang menganggur mulai terbuka lapangan kerja lagi, sehingga daya beli dan kebutuhan hunian juga berangsur menuju normal seperti sebelum pandemi.

“Kita syukuri penanganan pandemi Covid-19 sangat maksimal dilakukan pemerintah dan pihak terkait lainnya. Harapan kita, kondisi ini dipertahankan dan terus maksimal, agar pandemi ini segera berakhir. Kita lihat daya beli dan kebutuhan hunian juga berangsur menuju normal seperti sebelum pandemi. Mudah-mudahan sektor properti bergairah dan menggeliat kembali,” ujarnya.

Namun, di saat pandemi Covid-19 mulai melandai ini, untuk perumahan Masyarakat Berpenghasiln Rendah (MBR) kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) subsidi habis dan saat ini skim Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) yang dijalankan beberapa perbankan, sementara pada Kredit Pemilikan Rumah (KPR) komersil mulai menggeliat seiring penghapusan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang berlaku hingga akhir tahun.

“Makanya, diharapkan penjualan dan kebutuhan hunian meningkat dan mudah-mudahan pandemi berubah menjadi endemi dan perekonomian semakin membaik di semua sektor,” katanya.

Sadiq menjelaskan, melihat kondisi saat ini menjeleng akhir 2021, maka pihaknya optimistis sektor properti makin bergairah 2022 mendatang guna mengejar ketertinggalan selama kurang lebih dua tahun pandemi ini.

Apalagi, menurut Owner Zarindah Group ini, selama pandemi para developer atau pengembang tetap menjaga stok.

“Sama halnya kami di Zarindah tetap menyiapkan stok, sehingga kita tidak kelabakan memenuhi kebutuhan yang juga mulai kembali menuju normal. Kami memiliki lokasi perumahan yang disiapkan hampir di setiap kabupaten/kota di Sulsel,” bebernya.

“Ekspansi kita tetap jalan guna memenuhi kebutuhkan rumah masyarakat yang berkualitas dengan harga kompetitif,” tambahnya.

REI Sulsel sendiri tahun ini, membangun kurang lebih 15.000 unit hunian yang biasanya bisa mencapai 25.000 unit pada saat sebelum pandemi Covid-19. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top