search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Anak Alami Kekerasan, Adukan ke DPPPA Makassar

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 13 Februari 2022 13:00
Fatma Wahyudin. foto: istimewa
Fatma Wahyudin. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Fatma Wahyudin, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perlindungan Anak di Hotel Aston Makassar, Minggu (13/2/2022).

Fatma mengajak masyakarat untuk ikut mensosialisasikan Perda Perlindungan Anak. Hal itu dianggap penting agar tidak ada lagi kekerasan yang melibatkan mereka.

“Jadi ibu-ibu sudah mendapatkan bahannya (perda) di rumah lalu disosialisasikan. Kalau masih ada yang kurang dipahami nanti dibaca kembali,” ucap Fatma.

Dalam perda ini, Politisi Partai Demokrat ini, menyebut, masyakarat berkewajiban untuk memastikan anaknya tumbuh kembang secara optimal. Mendidik mereka dengan baik.

“Jadi bukan hanya Pemkot (Pemerintah Kota) Makassar saja, kewajiban orang tua itu mengasuh anaknya, mendidik, dan memelihara dengan baik,” jelasnya.

Bila masyakarat mendapati anak di sekitar yang kerap diperlakukan kasar, Fatma mengingatkan agar kasus tersebut diadukan ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar. Dan selanjutnya akan ditindaklanjuti.

“Bisa berkomunikasi dengan DPPP untuk masalahnya nanti mereka akan memfasilitasi masalah anak-anak kita,” ucapnya.

Sementara, salah satu narasumber yang merupakan pemerhati anak, St Sufaidahnur Dien Yusiari, juga mengingatkan agar masyakarat harus memperhatikan anaknya dengan baik. Secara khusus, menjaga pola asuh.

“Jangan diskriminasi, dan perhatikan tumbuh kembangnya agar bisa optimal. Ada juga pendapat anak yang mesti kita dengar,” jelas Sufaidahnur.

Adapun narasumber lainnya adalah Ketua TRC UPTD DPPPA Kota Makassar, Makmur.

Di lain sisi, ia menyoroti soal pernikahan anak dan kasus hukum yang melibatkan mereka.

Ia menegaskan, masyakarat mesti mendukung program Pemkot Makassar dalam hal perlindungan anak. Juga memperhatikan perda tersebut.

“Program Pemerintah Kota Makassar, jagai anak ta, di mana anak bisa menikah kalau umur 19 tahun. Kita harus perhatikan tumbuh kembang anak kita dulu,” katanya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top