search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

BRI, PNM, dan Pegadaian Bentuk Brigade Madani

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 18 Maret 2022 23:00
KOLABORASI. Holding Ultra Mikro (UMi), BRI, Pegadaian, dan PNM membentuk tim sinergi budaya kerja yang dinamai 'Brigade Madani'. foto: istimewa
KOLABORASI. Holding Ultra Mikro (UMi), BRI, Pegadaian, dan PNM membentuk tim sinergi budaya kerja yang dinamai 'Brigade Madani'. foto: istimewa

PLUZ.ID, JAKARTA – Holding Ultra Mikro (UMi) yang terdiri dari BRI, Pegadaian, dan Permodalan Nasional Madani (PNM) terus melakukan berbagai terobosan dan inisiatif untuk menyebarkan pemberdayaan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Terbaru, Holding UMi membentuk tim sinergi budaya kerja yang dinamai ‘Brigade Madani’.

Aktivasi program ‘Brigade Madani’ merupakan bagian dari gerakan sinergi ekosistem ultra mikro yang diluncurkan Jumat (11/3/2022) di BRILiaN Stadium, Jakarta dan dihadiri Direktur Utama BRI Sunarso, Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto, dan Direktur Utama PNM Arief Mulyadi.

Sunarso mengungkapkan, keberadaan Holding UMi sejalan dengan visi BRI untuk menjadi ‘The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia and Champion of Financial Inclusion’, strategi pertumbuhan BRI Group ke depan adalah dengan mendorong nasabah eksisting naik kelas secara sistematis dan memperbesar customer base dengan mencari sumber-sumber pertumbuhan baru.

“Pembentukan UMi yang terdiri atas BRI, Pegadaian, dan PNM ini, telah memastikan sumber pertumbuhan baru tersebut,” imbuh Sunarso dikutip di laman resmi Pegadaian, Jumat (18/3/2022).

Sebagai salah satu strategi untuk memastikan keberhasilan Holding UMi dalam mewujudkan penyebaran, pemberdayaan, pertumbuhan, dan pemerataan ekonomi di Indonesia diperlukan culture atau perilaku kolektif yang efektif untuk mencapai target-target yang ditetapkan.

Hal itulah yang mendasari dibentuknya culture activation berupa program sinergi budaya ‘Brigade Madani’.

“Brigade Madani yang merupakan akronim dari BRI, Gade (Pegadaian) dan Madani (Permodalan Nasional Madani) ditujukan untuk menginternalisasi Core Values AKHLAK, mengakselerasi pencapaian target bisnis dan strategic initiatives, serta memperkuat ketangguhan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dan mengakselerasi inklusi keuangan dimana ditargetkan sinergi Ultra Mikro akan mampu melayani 55 juta nasabah baru hingga 2024, sehingga dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan,” urainya.

Sunarso menargetkan di akhir 2022, Holding UMi dapat melayani 5 juta nasabah baru di segmen Ultra Mikro, mengimplementasikan 100 persen pencairan cashless di ekosistem PNM dan Pegadaian, terbentuknya 1.000 Co-location Senyum (Sentra Layanan Ultra Mikro) dan 500 ribu referral sukses dari Senyum Mobile serta Akuisisi 60 ribu ketua/anggota Kelompok Mekaar menjadi Agen BRILink.

“Untuk mencapai hal tersebut kita sudah menyiapkan empat strategi utama, yakni mengakselerasi Co-Location SENYUM, memperbaiki bisnis proses di PNM dan Pegadaian, meningkatkan penggunaan aplikasi SENYUM MOBILE serta meningkatkan kapabilitas 75 ribu Mantri BRI, Account Officer PNM dan Penaksir Pegadaian,” imbuh Sunarso.

Sunarso menambahkan, agar KPI dan strategi yang telah ditetapkan dapat dieksekusi dengan baik, diperlukan penetapan perilaku kolektif yang efektif untuk mencapai tujuan melalui program culture yang selaras dengan culture dari Kementerian BUMN yaitu AKHLAK.

“Untuk mendorong internalisasi One Culture AKHLAK, maka diimplementasikan Culture Activation Program dengan tema Brigade Madani,” tambahnya.

Brigade Madani mencerminkan gerakan pekerja tiga entitas Holding UMi (BRI, Pegadaian, PNM) dalam mendorong kinerja yang sustain serta menumbuhkembangkan dan memperkuat perekonomian.

“Kami berharap sinergi antara BRI, Pegadaian dan PNM dapat membawa dampak positif bagi pemulihan perekonomian Indonesia dan utamanya dalam peningkatan kesejahteraan pelaku usaha UMi dan masyarakat UMi pada umumnya. Sejahtera masyarakat UMi adalah sejahtera untuk Indonesia,” jelas Sunarso. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top