PLUZ.ID, BULUKUMBA – Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, berada di Jakarta, pekan lalu. Dalam kunjungannya yang didampingi beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Andi Utta, sapaan akrab Andi Muchtar Ali Yusuf, melakukan koordinasi di beberapa kementerian untuk mendukung program pembangunan Kabupaten Bulukumba.
Di Kementerian Dalam Negeri, Andi Utta mengikuti pembahasan dan harmonisasi rancangan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) tentang Batas Daerah Bulukumba-Bantaeng.
Selain itu, Andi Utta juga menjajaki peluang kerja sama luar negeri dengan beberapa negara Asia melalui kedutaan besar Indonesia.
Hal ini disampaikan kepada Kepala Pusat Fasilitasi Kerja Sama Kemendagri, Heri Roni. Dimana Andi Utta berharap Kemendagri juga melakukan pemetaan dan menfasilitasi daerah-daerah yang memiliki potensi untuk para investor.
Misalnya, kerja sama dengan Jepang melalui naskah Letter of Intent berupa Sister City (Kota Kembar) di dalamnya ada pertukaran tenaga kerja, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemasaran hasil pertanian perikanan dan produk lokal daerah.
Pada kunjungannya ini, Andi Utta juga menandatangani naskah perjanjian kerja sama dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk membiayai pembangunan Pasar Sentral dan Pasar Tanete. PT SMI adalah sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia yang bergerak di bidang pembiayaan infrastruktur.
Dari penandatanganan ini, Andi Utta meminta Badan Pengelolaan Keuangan (BPK) untuk segera menindaklanjuti. Begitu pula kepada Dinas Perdagangan agar mempersiapkan dengan baik pelaksanaan pembangunan pasar terutama kesiapan relokasi sebelum pembangunan dimulai.
Di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), bupati bertemu dengan Kepala Pusat Fasilitasi Infrastruktur Pekerjaan Umum, Krisno sekaligus menyerahkan proposal untuk penambahan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2023.
Selain itu, Andi Utta juga menjajaki peluang mendapatkan anggaran Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk pembangunan Bendungan Kahayya yang dinilai sebagai proyek masa depan Bulukumba untuk meningkatkan pendapatan asli daerah.
Selanjutnya, di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Andi Utta mengajukan proposal untuk pengembangan Daya Tarik Wisata (DTW) di Bulukumba, diantaranya Titik Nol dan Pulau Liukang Loe.
Di mementerian yang dipimpin Sandiaga Salahuddin Uno ini, Andi Utta juga mengkoordinasikan penyelenggaraan Festival Pinisi yang sudah masuk ke dalam Kharisma Even Nusantara (KEN).
Rencananya, Festival Pinisi yang digelar September mendatang akan dirangkaikan dengan International Jetski Eksibition.
“Saya kira Festival Pinisi tahun ini bisa lebih meriah, karena adanya Internasional Jetski,” ungkapnya.
Terakhir, Andi Utta mendatangi Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Selain menyerahkan proposal bantuan pemulihan pascabencana untuk 2023, Andi Utta menerima bantuan satu unit perahu Katamaran, satu unit Mobil Rescue, dan dua mesin perahu 18 PK. (***)