search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Menkes Dukung Prof Taruna Ikrar Gagas General Assembly IAMRA 2023 di Indonesia

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 25 Mei 2022 23:02
Prof Taruna Ikrar-Budi Gunadi Sadikin. foto: istimewa
Prof Taruna Ikrar-Budi Gunadi Sadikin. foto: istimewa

PLUZ.ID, JAKARTA – Ketua Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) yang juga Direktur International Association of Medical Regulatory Authorities (IAMRA), Prof Taruna Ikrar melaksanakan pertemuan onside secara langsung dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di ruangan kerjanya, Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jakarta.

Pertemuan ini membahas persoalan kesehatan, baik Covid-19, hepatitis misterius, serta pentingnya dokter jebolan lulusan luar negeri untuk kembali ke Indonesia menjalankan pengabdian dan perannya dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

“Kami mendiskusikan banyak hal diantaranya tentang dokter diaspora luar negeri, untuk balik ke Indonesia mengabdikan keahliannya,” kata Prof Taruna Ikrar.

Taruna yang pernah menjabat sebagai spesialis laboratorium (specialist) di Departemen Anatomi dan Neurobiologi Universitas California ini, mengaku, pertemuan dengan Menteri Kesehatan ini, sangat penting mengingat, baik KKI maupun Kementerian Kesehatan memiliki peranan sangat penting dalam peningkatan pelayanan kesehatan dalam negeri.

“Regulator dalam melaksanakan pelayanan kesehatan, pelayanan kedokteran, praktik kedokteran, pendidikan kedokteran, pembinaan dokter serta perlindungan masyarakat dalam skala nasional,” bebernya.

Taruna mengatakan, tentang IAMRA atau Asosiasi Konsil Kedokteran Internasional, yang kini dipimpinnya kepada Menteri Kesehatan.

Jebolan dokter Universitas Hasanuddin (Unhas) ini, menjelaskan, tentang tugas dan wewenang IAMRA serta keuntungan bagi Indonesia sebagai pemimpin IAMRA, lembaga yang menaungi Konsil Kedokteran dari banyak negara termasuk kesiapan Indonesia untuk diajukan dalam IAMRA General Board dan Executive Meeting sebagai Tuan Rumah Sidang Umum (General Assembly) IAMRA yang akan dihadiri Konsil Dokter sedunia 2023.

Selain itu, juga dibahas tentang transnasional medical practices, kemajuan teknologi kedokteran terkini khususnya pemanfaatan artificial inteligence, dan telemedicine.

“Saya juga menjelaskan kesiapan Indonesia untuk diajukan dalam IAMRA General Board dan Executive Meeting sebagai tuan rumah Sidang Umum IAMRA yang akan dihadiri Konsil Dokter se-dunia,” jelas pakar farmakologi ini.

Taruna menerangkan, sejatinya komunikasi dengan Menteri Kesehatan sebenarnya sudah terjalin sangat intens. Namun, dia merasa pertemuan dengan Menteri Kesehatan kali ini jauh lebih spesial, sebab dirinya diundang untuk bertemu langsung di kantornya jelang keberangkatannya ke Eropa menjalankan tugas kenegaraan.

“Selama ini komunikasi kami berdua sangat erat dan intens, bahkan semua perkembangan kesehatan kami diskusikan berdua terkadang lewat telepon-teleponan dan berdiskusi via phone call hingga berjam-jam, karena begitu erat dan akrabnya. Namun, pertemuan kali ini terasa spesial, karena beliau mengundang untuk bertemu langsung sebelum keberangkatan beliau ke Eropa khususnya Swiss,” bebernya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top