search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Vale Dukung Kawasan Wisata Jadi Sumber Ekonomi

doelbeckz - Pluz.id Senin, 30 Mei 2022 16:00
DUKUNGAN VALE. PT Vale Indonesia Tbk memfasilitasi Pemancangan Tiang Pertama Tambatan Perahu Wisata Laa Waa River Park, di desa Matano, Sabtu (28/5/2022). foto: istimewa
DUKUNGAN VALE. PT Vale Indonesia Tbk memfasilitasi Pemancangan Tiang Pertama Tambatan Perahu Wisata Laa Waa River Park, di desa Matano, Sabtu (28/5/2022). foto: istimewa

PLUZ.ID, LUWU TIMUR – Mengubah Sumber Daya Alam (SDA) menjadi kemakmuran dan pembangunan yang berkelanjutan menjadi misi PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale). Untuk itu, perseroan senantiasa hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.

Salah satunya dengan memfasilitasi Pemancangan Tiang Pertama Tambatan Perahu Wisata Laa Waa River Park di Desa Matano, Sabtu (28/5/2022).

Wisata Laa Waa River Park, Desa Matano, Kabupaten Luwu Timur, diharapkan sebagai salah satu destinasi wisata yang mampu menjadi sumber ekonomi baru masyarakat di Kabupaten Luwu Timur.

Sektor ini tentu menjadi salah satu penopang ekonomi daerah, selain sektor tambang yang memang sudah masyhur.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Andi Tabacina, mengatakan, Desa Matano masuk dalam 50 besar dari 3.000 yang ikut dalam penilaian Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Menurutnya, Luwu Timur merupakan daerah terbanyak destinasi wisatanya yang mendaftarkan potensi wisatanya dalam penilaian ADWI, yaitu sebanyak 61 desa.

“Di sini banyak sekali potensi-potensi yang Pak Desa dan masyarakat harus tahu, bahwa kita memang layak 50 besar. Potensi kita bukan untuk kita diamkan, tetapi untuk kita kembangkan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Andi Tabacina dalam acara Pemancangan Tiang Pertama Tambatan Perahu Wisata Laa Waa River Park di Desa Matano, Sabtu (28/5/2022).

Selain itu, ungkap Andi Tabacina, Danau Matano adalah danau terdalam di Asia Tenggara yang usianya jutaan tahun dan terdalam ke-8 di dunia. Hal ini menjadi salah satu daya tarik yang bisa memikat wisatawan.

Kepala Desa Matano, Jumahir, menyampaikan, rasa terima kasihnya atas dukungan PT Vale untuk destinasi wisata di desanya.

“Terima kasih atas bantuan PT Vale, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana. Setelah sekian lama pemancangan tiang perdana tambatan perahu akhirnya dapat kami lakukan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Senior Manager Social Development Program (SDP) PT Vale Indonesia Tbk, Ardian Indra Putra, menuturkan, jika ada masanya pertambangan sudah tidak bisa lagi digantungkan, maka sektor pertanian dan pariwisata bisa menjadi tumpuan penghidupan yang berkelanjutan.

“Melalui program Pengembangan Kawasan Perdesaan Mandiri (PKPM), ini sebagai bentuk ikhtiar kita untuk mulai menghadirkan alternatif sektor unggulan Luwu Timur yang sesuai dengan potensi alam tersedia. Sektor pariwisata bisa menjadi salah satu yang kita harapkan,” tuturnya.

Ardian mengungkapkan, dukungan program untuk wisata Desa Matano ini, telah melewati beberapa tahapan hingga akhirnya terealisasikan.

“Melalui inisiatif ini bukan hanya PT Vale yang akan berkontribusi, tapi saya yakin masyarakat juga punya inisiatif dan untuk kita sinergikan bersama, sehingga dampaknya bisa dirasakan bersama,” imbuhnya.

Turut hadir dalam acara Pemancangan Tiang Pertama Tambatan Perahu Laa Waa River Park di Desa Matano, Asisten II Luwu Timur Masdin, Kadis Parmudora Andi Tabaccina, GM SDP PTVI Ardian Indra Putra, Kasek PKPM Manese, Kades Matano Jumahir, BKAD Kawasan, PIC Kawasan, Bumdes, BKSDA, Pendamping Desa, dan masyarakat setempat. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top