search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pejabat Pemprov Nonjob, Ini Alasan BKD Sulsel

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 03 Juni 2022 17:00
Imran Jausi. foto: istimewa
Imran Jausi. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulsel, Imran Jausi, menegaskan, mutasi yang dilaksanakan, Senin (30/5/2022) lalu, sudah sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak ada yang menyimpang.

Hal tersebut disampaikan Imran Jausi menanggapi banyaknya keluhan dan beberapa pertanyaan ada sejumlah pejabat yang dinonjobkan. Baik melalui Span Lapor, maupun sejumlah media sosial.

“Ada memang beberapa yang sudah nonjob dari hasil pelantikan kemarin. Mereka nonjob itu bukan, karena tanpa alasan ya. Ada alasannya,” ujar Imran Jausi, Jumat (3/6/2022).

Ia menegaskan, pejabat yang dinonjobkan itu adalah, karena memenuhi berbagai unsur, diantaranya yang bersangkutan tidak memenuhi atau tidak mencapai target yang telah ditentukan, ada sejumlah laporan yang mebgarah pada indisipliner dan tidak berintegritanya seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai ketentuan yang berlaku, ada juga yang menuju fungsional dan lain sebagainya.

“Jadi tidak dinonjobkan dengan tanpa alasan. Semu sesuai dengan kasus per kasus. Yang nonjob itu, karena memang sudah memenuhi unsur untuk itu, termasuk tidak memenuhi target kinerja yang sudah ditentukan,” beber Imran Jausi.

Dicontohkan, jika ada pejabat ditarget misalnya melakukan kegiatan berskala 7, tapi pejabat yang bersangkutan hanya mampu merealisasikan dalam skala 3. Maka itu tidak mencapai target.

Imran juga menegaskan di sini bahwa tidak benar itu jika yang dipromosi atau yang mengisi jabatan adalah orang orang dekat dengan pak gubernur.

“Kita sesuai dengan ketentuan, kepangkatan dan kompetensinya,” tegas Imran.

Sekedar diketahui, pelantikan lalu yang dilakukan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, sejumlah pejabat baik eselon IV dan eselon III bahkan ada juga eselon II.

“Jadi sekali lagi BKD ada acuannya. Dan dasar acuan itulah jadi dasar pelantikan,” tutup Imran Jausi. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top