search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

BPK Menilai Kemiskinan Sulsel Naik, BPS: Jika Dilihat Data Justru Menurun

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 12 Juni 2022 10:00
Suntono. foto: istimewa
Suntono. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menyatakan, angka kemiskinan di Sulsel naik. Hal itu diungkapkan berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja mengenai penanggulangan kemiskinan.

BPK RI menyatakan, angka kemiskinan Sulsel pada 2020 (8,72 persen) dan 2021 (8,78 persen).

Menanggapi hal itu, Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel menyampaikan, setiap tahunnya, BPS melakukan dua kali rilis angka kemiskinan. Yakni, Maret dan September.

Menurutnya, data terakhir per September 2021 angka kemiskinan di Sulsel turun. Berdasarkan data BPS, 2020 angka kemiskinan Sulsel pada Maret 8,72 persen, mengalami kenaikan dibandingkan September 2020 yang berada pada angka 8,99 persen. Sementara di 2021, angka kemiskinan mengalami penurunan. Pada Maret kemiskinan tercatat 8,78 persen dan September berada pada angka 8,53 persen.

“Mengenai data BPK, nilainya sudah benar, datanya dibandingkan Maret 2020 dan Maret September 2021, maka angka kemiskinan mengalami penurunan,” akunya.

Suntono mengatakan, hal tersebut memperlihatkan upaya Pemprov Sulsel di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dalam menekan angka kemiskinan bersama-sama dengan stakeholder yang lain.

“Penjelasan terjadinya kenaikan angka kemiskinan pada Maret 2020 dibandingkan Maret 2021 sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Namun demikian berbagai upaya intervensi pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak dalam bentuk berbagai macam program bantuan sosial dapat menurunkan penduduk miskin per September 2021,” jelasnya.

Selain itu, BPS juga mengaku, Pemprov Sulsel pun telah berupaya melakukan pemulihan ekonomi. Secara kumulatif, ekonomi Sulsel pada 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 4,65 persen. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top