search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Selamat Datang Meritokrasi, Selter Pratama Berganti Nine Box Talent Management

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 05 Juli 2022 10:00
ASESMEN. Suasana asesmen bagi administrator lingkup Pemprov Sulsel di ruangan UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi BKD Provinsi Sulsel, Senin (4/7/2022). foto: istimewa
ASESMEN. Suasana asesmen bagi administrator lingkup Pemprov Sulsel di ruangan UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi BKD Provinsi Sulsel, Senin (4/7/2022). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel sejak Senin (4/7/2022) melakukan asesmen bagi pejabat eselon III (administrator) lingkup Pemprov Sulsel.

Bukan hanya administrator, pejabat fungsional juga akan di-asesmen untuk di-mapping dalam rangka pemenuhan data atas sistem meritokrasi sebagai pengganti sistem selter (seleksi terbuka) untuk jabatan pratama.

“Jadi saat ini Pemprov Sulsel tak lagi menggunakan sistem selter jabatan pratama, tapi menggunakan sistem nine box talent management,” ujar Imran Jausi, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulsel di sela-sela asesmen bagi administrator di ruangan UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi BKD Provinsi Sulsel, Senin (4/7/2022).

Imran mengatakan, ikhwal penggantian selter untuk pratama, karena performa manajemen kepegawaian di Pemprov Sulsel mendapatkan predikat sangat baik dari pemerintah pusat.

Jadi, lanjut Imran Jausi, Pemprov Sulsel diberikan hak untuk bisa melakukan sistem meritokrasi untuk penentuan jabatan pratama.

Atas hal itu, kata Imran, Pemprov Sulsel akan menggunakan hak itu, dengan melakukan sistem meritokrasi. Caranya dengan menggunakan sistem ‘nine box talent management’.

“Kita seleksi seperti asesmen saat ini bagi administrator. Selanjutnya, bagi yang memiliki potensi dan kompetensi yang tinggi tentu dimasukkan dalam kotak ke-9. Jadi ada 9 kotak, kotak 1,2,3, dan seterusnya, sampai kotak 9. Yang dimasukkan dalam kelompok rencana suksesi adalah mereka yang masuk dalam kotak 7, 8, dan 9,” jelasnya.

Nine Box menjadi salah satu model talent mapping yang sering digunakan dalam proses perencanaan suksesi, pengembangan kepemimpinan, dan promosi internal.

Metode ini menjadi alat yang efektif bagi siapa saja yang bekerja di talent management atau bagi pimpinan untuk menilai dan membedakan bakat-bakat yang mereka miliki.

Prinsip kerja 9 Box Model cukup sederhana. Ini merupakan matriks yang terdiri atas sembilan kotak. Setiap pimpinan harus menguji dan mendiskusikan tentang ‘siapa masuk ke kotak mana’.

“Setelah itu, yang masuk kotak ke-9 itulah yang terbaik. Dan menjadi calon calon pejabat pratama,” kata Imran Jausi.

Pejabat eselon III yang diundang dan berhak mengikuti assessment talent mapping oleh BKD adalah pejabat administrator yang sudah menduduki jabatan tersebut paling sedikit dua tahun untuk eselon IIIa dan tiga tahun untuk IIIb. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top