search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Wawali Makassar Ikut Razia Anjal dan Gepeng

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 28 Juli 2022 16:00
RAZIA. Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, memimpin razia Anak Jalanan (Anjal) serta Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) dengan menyisir jalan protokol di Kota Makassar, Rabu (27/7/2022). foto: istimewa
RAZIA. Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, memimpin razia Anak Jalanan (Anjal) serta Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) dengan menyisir jalan protokol di Kota Makassar, Rabu (27/7/2022). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, memimpin razia Anak Jalanan (Anjal) serta Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) dengan menyisir jalan protokol di Kota Makassar, Rabu (27/7/2022).

Razia itu dimulai dengan melakukan apel bersama Tim Terpadu Dinas Sosial, Dinas Pemberdyaaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), Dinas Pendidikan, dan Satpol PP Kota Makassar.

Penjaringan anak jalanan dimulai dengan menyisir Jl Ahmad Yani, Jl Jenderal Sudirman, Jl Dr Sam Ratulangi, Jl Andi Djemma, Jl Veteran Selatan, dan Jl Veteran Utara.

Berlanjut ke Jl Masjid Raya, Jl Urip Sumoharjo, Fly Over, Jl AP Pettarani, Jl Letjen Hertasning, Jl Adiyaksa, Jl Boulevard, dan sepanjang Jl Pengayoman.

Fatmawati menegaskan razia ini dilakukan sebagai upaya pemerintah kota agar terbebas dari anjal dan gepeng. Apalagi, baru-baru ini, Makassar meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA).

“Kita mau zero anjal dan gepeng di Kota Makassar, jadi ini (aktivitas mereka) harus diminimalisir,” tegas Fatma.

Mereka yang terjaring selanjutnya dibawa ke Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC) milik Dinas Sosial di Jl Abdullah Dg Sirua untuk diasesmen.

“Di sini kita asesmen lalu kita karantina dan kita juga berikan pendampingan. Di sini juga terlibat DPPPA untuk pendampingan kepada anak-anak. Intinya keluar dari sini mereka tidak lagi turun ke jalan,” tutur Wawali Makassar.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Aulia Arsyad, menyebutkan, ada 12 orang anjal dan gepeng yang terjaring razia. Rinciannya, tujuh anak dan lima orang dewasa.

“Mereka kita karantina selama tiga hari di sini,” singkat Aulia.

Pihaknya juga melakukan pendataan, khususnya bagi anak-anak. Hal ini juga terkait dengan program Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, semua anak harus sekolah.

“Jadi anak-anak yang putus sekolah kita data dan datanya kita serahkan ke Dinas Pendidikan untuk difasilitasi agar bisa tetap bersekolah,” ungkapnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top