search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Amson Padolo Buka Evaluasi Hasil FGD Data Statistik Sektoral

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 20 September 2022 16:00
FGD. Kepala Diskominfo-SP Provinsi Sulsel, Amson Padolo (kedua kiri), menghadiri kegiatan Evaluasi Hasil FGD Data Statistik Sektoral 2022 di Hotel M Regency Makassar, Senin (19/9/2022). foto: istimewa
FGD. Kepala Diskominfo-SP Provinsi Sulsel, Amson Padolo (kedua kiri), menghadiri kegiatan Evaluasi Hasil FGD Data Statistik Sektoral 2022 di Hotel M Regency Makassar, Senin (19/9/2022). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Provinsi Sulsel, Amson Padolo, menghadiri kegiatan Evaluasi Hasil Focus Group Discussion (FGD) Data Statistik Sektoral 2022 di Hotel M Regency Makassar, Senin (19/9/2022).

Kegiatan yang menghadirkan peserta yang merupakan para operator data di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Provinsi Sulsel ini, digelar Bidang Statistik Diskominfo-SP Provinsi Sulsel dalam rangka pelaksanaan urusan pemerintahan terkait tata kelola data pemerintah tentang tugas dan tanggung jawab penyelenggaraan satu data, baik di provinsi maupun kabupaten/kota se-Sulsel.

Amson Padolo saat membuka kegiatan ini, menyampaikan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia (SDI)
merupakan landasan/payung hukum yang kokoh dalam reformasi tata kelola data pemerintah.

“Adanya kebijakan tata kelola data pemerintah ini, dalam rangka mendorong
penyelenggaraan pelaksanaan program Satu Data Indonesia (SDI) secara nasional, yang mana tujuannya adalah untuk menciptakan data yang berkualitas, mudah diakses, dan dapat dibagipakaikan antar instansi pusat daerah melalui pemenuhan standar data, metadata, interoperabilitas data, dan menggunakan kode referensi dan data induk,” katanya.

Amson menjelaskan, pemahaman yang baik tentang peran dan fungsi statistik sektoral menjadi salah satu kunci keberhasilan tujuan yang diharapkan dalam Satu Data Indonesia.

“Oleh karena itu, aparatur pelaksana, baik sebagai walidata maupun produsen data statistik sektoral dituntut wajib menelaah dan memahami subtansi teknis yang dianjurkan yang termuat di dalam perundangan tersebut,” jelasnya.

Amson Padolo berharap pelaksanaan kegiatan Evaluasi Hasil FGD Data Statistik Sektoral tersebut dapat diikuti dengan sungguh-sungguh, sehingga dapat melaksanakan tata kelola data statistik sektoral sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Saya juga berharap setelah mengikuti pelatihan ini, agar masing-masing operator data Lingkup OPD Provinsi Sulsel segera menerapkan ilmu yang telah didapat, untuk mewujudkan pelayanan prima bagi masyarakat,” harapnya.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi dan tanya-jawab terkait dengan implementasi statistik sektoral Provinsi Sulsel, follow up penginputan data pada aplikasi Satu Data Sulsel, serta evaluasi kelengkapan metadata dan data statistik sektoral. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top