search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Lorong Wisata Haderslave, Danny Pomanto Panen Tomat dan Pakcoy

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 16 Oktober 2022 16:00
PANEN. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, panen tomat dan pakcoy saat menyambangi Lorong Wisata Haderslave di Kelurahan Maloku, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Minggu (16/10/2022). foto: istimewa
PANEN. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, panen tomat dan pakcoy saat menyambangi Lorong Wisata Haderslave di Kelurahan Maloku, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Minggu (16/10/2022). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menyambangi Lorong Wisata Haderslave di Kelurahan Maloku, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Minggu (16/10/2022).

Didampingi Kepala Dinas Pariwisata Makassar Moh Roem, Camat Ujung Pandang Syahrial Syamsuri, dan Lurah Maloku Aidir Perdana, Danny Pomanto berjalan menyusuri lorong yang ditata apik dengan sejumlah mural di tembok-tembok warga juga beberapa jajanan yang telah disiapkan warga sekitar.

Lorong Haderslave ini, merupakan salah satu lorong kuliner dengan memanfaatkan pekarangan rumah warga untuk bercocok tanam secara hidroponik.

Selain itu pula, Lorong Wisata ini, juga nenghadirkan sejumlah budidaya, seperti budidaya ikan koi, lobster, cabai, tomat, sayuran, bawang merah, dan bawang putih.

“Luar biasa warga di sini bisa hadirkan lorong dengan potensi besar. Ini bisa menjadi potensi peningkatan taraf hidup masyarakat. Apalagi, jika dikembangkan dengan baik,saya yakin Lorong Wisata ini, akan mampu memberikan kehidupan yang lebih baik untuk penghuninya,” ungkap Danny.

Sembari melihat dan menyapa warga sekitar, Danny menyempatkan untuk panen sayuran, seperti tomat dan pakcoy.

Tak lupa, Ia berpesan agar camat dan lurah harus kompak dan melihat potensi yang ada.

“Camat dan lurah harus kompak. Ini sudah ada potensi jadi harus dimaksimalkan. Buat inovasi biar ada banyak macam yang bisa ditawarkan pada pengunjung. Buat keripik, jus atau olahan lainnya yang bernilai ekonomis. Selain dapat uangnya, masyarakat juga bisa terlatih kemampuannya, sehingga bisa mandiri,” harap Danny.

Sementara, Lurah Maloku, Aidir Perdana, mengatakan, hadirnya Lorong Wisata Haderslave ini, merupakan swadaya masyarakat yang lebih banyak berprofesi sebagai pelaku kuliner.

“Masyarakatnya yang memang kompak dan saling bahu membahu, makanya lorongnya cantik dan potensial. Terlebih mereka semua dominan pelaku usaha kuliner, jadi kami baik di kelurahan maupun kecamatan memaksimalkan pendampingan. Semoga warga sekitar bisa lebih mandiri,” jelas Aidir. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top