search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Biddokkes Polda Sulsel Regionalisasi Faskes Rujukan untuk Sehat Negeriku

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 06 November 2022 15:26
PERTEMUAN. Kabiddokes Polda Sulsel Kombes Pol dr Yusuf Mawadi bertemu Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di ruang kerjanya, Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (20/10/2022) lalu. foto: istimewa
PERTEMUAN. Kabiddokes Polda Sulsel Kombes Pol dr Yusuf Mawadi bertemu Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di ruang kerjanya, Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (20/10/2022) lalu. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Tugas dan fungsi Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) adalah menyelenggarakan pembinaan fungsi kedokteran dan kesehatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), yang meliputi Kedokteran Kepolisian, Kesehatan Kepolisian, Rumah Sakit dan Poliklinik (FKTP).

Oleh karena itu, penguatan dan optimalisasi Fungsi Kedokteran Kepolisian (Dokpol) dan Kesehatan Kepolisian (Kespol) sampai pada satuan kewilayahan dalam rangka mewujudkan Dokkes Polri yang Presisi, perlu menjadi perhatian utama mengingat sebaran Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP) lebih dominan berada pada satuan kewilayahan, sehingga ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan Polri utamanya Rumah Sakit Bhayangkara yang tersebar secara merata akan menentukan keberhasilan Dokkes Polri dalam memberikan pelayanan kesehatan dan dukungan kesehatan terhadap pelaksanaan tugas-tugas operasional Kepolisian.

Saat ini, Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat (TK) II Ujung Pandang adalah Rumah Sakit Polri satu-satunya yang ada di jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel yang berada di Kota Makassar, sementara beberapa Polres jaraknya cukup jauh dari Kota Makassar, sehingga diperlukan fasilitas pelayanan kesehatan di beberapa wilayah jajaran Polda Sulsel yang dapat menjangkau pelayanan kesehatan terhadap PNPP dan masyarakat lebih optimal.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana, dalam arahannya menyampaikan, Strategi Transformasi Sistem Kesehatan Melalui
Regionalisasi Faskes Rujukan di Wilayah Polda Sulsel (Sehat Negeriku) ini, menjawab keterbatasan jarak tempuh dan kesulitan akses layanan kedokteran dan kesehatan Kepolisian.

Dengan adanya beberapa Rumah Sakit Bhayangkara TK IV sebagai rumah sakit penyangga dari Rumah Sakit Bhayangkara
TK II Ujung Pandang, disamping akan mendukung tugas-tugas operasional Kepolisian di kewilayahan, juga dapat membantu peningkatan pelayanan kesehatan kepada PNPP dan keluarga termasuk masyarakat umum.

Sementara, Kabiddokes Polda Sulsel Kombes Pol dr Yusuf Mawadi, melalui keterangan resmi, Minggu (6/11/2022), mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya proyek perubahan yang digagas Project Leader Pembina TK I dr Asnany MARS sebagai terobosan inovatif dalam menjawab tantangan upaya peningkatan kualitas pelayanan publik dalam bidang kesehatan sejalan dengan program prioritas Kapolri guna menguatkan eksistensi Polri dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang sehat dan produktif menuju Indonesia Emas 2045.

Turut dikuatkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, dr Rosmini Pandin MARS, sebagai dukungan dan konstribusi terhadap pencapaian target pembangunan dalam program prioritas nasional.

Hal ini disambut baik pula Wali kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto. Dimana Makassar sebagai salah satu titik regionalisasi yang akan dibangun Rumah Sakit Bhayangkara TK IV sebagaimana disambut, baik pemerintah daerah dari keempat titik regionalisasi lainnya, yakni Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Bone, Kota Palopo, dan Kota Parepare.

Master plan Sehat Negeriku mencakup gambaran urgensi dan kebijakan
yang mendasari, analisa kecenderungan eksternal dan internal, roadmap pemenuhan fasilitas, sarana dan prasarana, roadmap pemenuhan sumber daya manusia hingga analisis kebutuhan pengembangan sumber daya manusia ke depannya.

Master plan Sehat Negeriku memberikan manfaat besar secara jangka panjang dan berkesinambungan sebagai acuan dalam pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara TK IV di wilayah Polda Sulsel.

Sebagai dukungan dalam roadmap pengembangan SDM untuk peningkatan
kompetensi SDM yang akan melaksanakan pelayanan kesehatan di region RS Bhayangkara TK IV tersebut nantinya, maka project leader juga telah mewujudkan strategi pengembangan kompetensi personel melalui knowledge management system berupa aplikasi INTELLIGENT DOKKES yang menjadi wadah untuk sharing knowledge berbagi ide, pengetahuan, inovasi, dan lain sebagainya yang dapat diakses melalui aplikasi berbasis android dengan cara didownload dan diinstal melalui Play Store.

Aplikasi ini diharapkan memberikan manfaat yang besar bagi seluruh personel dan menjadi competitive advantage value bagi organisasi yang akan menciptakan agen-agen perubahan yang akan meningkatkan kinerja Biddokkes dan Polda Sulsel tentunya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top