search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

SAR Brimob Bone Ikut Pencarian, Bocah 7 Tahun Tenggelam di Sungai Ditemukan

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 06 Desember 2022 10:00
EVALUASI. Tim SAR gabungan melakukan evakuasi jasad Imam Rul Yawan, bocah tujuh tahun yang hanyut, di Sungai Lajua, Dusun Bempesu, Desa Kalero, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, Selasa (6/12/2022) pagi. foto: istimewa
EVALUASI. Tim SAR gabungan melakukan evakuasi jasad Imam Rul Yawan, bocah tujuh tahun yang hanyut, di Sungai Lajua, Dusun Bempesu, Desa Kalero, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, Selasa (6/12/2022) pagi. foto: istimewa

PLUZ.ID, BONE – Upaya Tim SAR Gabungan dalam mencari korban tenggelam di Sungai Lajua, Dusun Bempesu, Desa Kalero, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, membuahkan hasil.

Imam Rul Yawan, bocah tujuh tahun yang dilaporkan hanyut, Minggu (4 Desember 2022) sore, akibat terseret arus sungai, ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa, Selasa (6/12/2022) pagi.

Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan, mengungkapkan, korban Imam Rul Yawan ditemukan warga yang bernama Sanun sekitar pukul 06.40 WITA.

“Kondisi korban saat ditemukan warga sudah dalam keadaan meninggal dunia. Tim SAR Gabungan selanjutnya melakukan evakuasi dan membawa korban ke rumah duka,” kata Danyon Ichsan.

Sebelumnya, mantan Danden Gegana Sat Brimob Polda Sulbar ini, menuturkan, pihaknya menerjunkan Tim SAR Batalyon C Pelopor untuk mencari korban tenggelam di Sungai Lajua, Dusun Bempesu Desa Kalero.

Setelah menerima laporan korban tenggelam, Tim SAR Brimob dan Pos Basarnas Bone langsung berkoordinasi untuk melakukan pencarian.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari tim SAR Brimob, Basarnas, BPBD, Satpol PP Kabupaten Bone, Polsek, Koramil Kajuara, dan potensi SAR lainnya serta dibantu warga masyarakat sekitar terjun pada operasi pencarian.

“Dalam kondisi cuaca yang ekstrem ini, saya imbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati apabila beraktivitas di luar rumah khususnya di sekitar sungai,” ujar Danyon yang beken dengan istilah ‘Tindizzz’ ini.

“Kegiatan ini kami lakukan dengan dasar kemanusiaan dan sebagai wujud nyata dari bakti Brimob untuk masyarakat,” tambahnya.

Lanjut kata Danyon Ichsan, sebagai wujud nyata dari bakti Brimob untuk Indonesia, maka Brimob Bone akan terus berusaha membantu warga yang ditimpa musibah dengan kemampuan dan peralatan yang dimiliki. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top