search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Hari Korban 40 Ribu Jiwa, Sekda Makassar: Lanjutkan Perjuangan

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 11 Desember 2022 12:51
PEDULI. Sekda Kota Makassar, Muh Ansar, menyerahkan bantuan dan bingkisan kepada puluhan legiun veteran yang menjadi saksi hidup dalam peristiwa korban 40 ribu jiwa pada upacara peringatan peristiwa Korban 40 Ribu Jiwa Ke-76 Tahun di Monumen Korban 40 Ribu Jiwa, Jl Langgau, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Minggu (11/12/2022). foto: istimewa
PEDULI. Sekda Kota Makassar, Muh Ansar, menyerahkan bantuan dan bingkisan kepada puluhan legiun veteran yang menjadi saksi hidup dalam peristiwa korban 40 ribu jiwa pada upacara peringatan peristiwa Korban 40 Ribu Jiwa Ke-76 Tahun di Monumen Korban 40 Ribu Jiwa, Jl Langgau, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Minggu (11/12/2022). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Upacara peringatan Hari Korban 40 Ribu Jiwa Ke-76 Tahun kembali dilaksanakan di Monumen Korban 40 Ribu Jiwa, Jl Langgau, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Minggu (11/12/2022).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemprov Sulsel, dr Ichsan Mustari.

Peringatan Hari Korban 40 Ribu jiwa yang ke-76 ini, merupakan peringatan kekejaman pasukan khusus Belanda Depot Speciale Troepen (DST) pimpinan Raymond Pierre Paul Westerling.

Dikenal dengan sebutan Pembantaian Westerling, peristiwa yang berlangsung pada Desember 1946 hingga Februari 1947 ini, terjadi di beberapa daerah di Sulsel. Kejadian tersebut diperkirakan telah merenggut puluhan ribu nyawa rakyat di Sulsel.

Oleh karena itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Muh Ansar, yang hadir dalam momentum peringatan tersebut mengatakan, pembantaian korban 40 ribu jiwa ini, sebagai sejarah yang harus penerus bangsa ketahui dan mengambil pelajaran di dalamnya.

“Kegigihan para pejuang yang telah gugur dan legiun veteran menjadi contoh nyata agar kita sebagai penerus bisa memiliki semangat pantang menyerah dalam membangun Kota Makassar menjadi lebih baik,” ucapnya.

Ansar juga menyebutkan, ini sebuah momen yang menghidupkan terus nilai kejuangan, nilai patriotisme, nilai heroik, dan nasionalisme.

“Mari kita lanjutkan perjuangan para pejuang kita dengan cara membangun diri sendiri dulu menjadi lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas. Apalagi, pascapandemi Covid-19 ini, kita dituntut untuk berkembang dan saling membantu untuk pemulihan perekonomian,” tuturnya.

Senada dengan sambutan Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemprov Sulsel, dr Ichsan Mustari.

Ia menegaskan, rakyat Sulsel khususnya generasi muda agar dapat menghargai perjuangan pejuang dan mengisi perjuangan dengan mendukung pembangunan nasional kedepannya.

“Kita harus keluar dari belenggu. Pejuang dan rakyat. Kitalah semua yang hidup ini melanjutkan agar pengorbanan para pejuang tidak sia-sia. Ini tanggung jawab kita semua. Mari saling bahu membahu bersama,” harapnya.

Momen yang hikmad ini, pula dirangkaikan dengan pemberian bantuan dan bingkisan kepada puluhan legiun veteran yang menjadi saksi hidup dalam peristiwa korban 40 ribu jiwa.

Bantuan tersebut datang dari Dinas Sosial Kota Makassar yang diberikan langsung Asisten II Pemprov Sulsel dr Ichsan Mustari didampingi Sekda Kota Makassar Muh Ansar.

Upacara peringatan momentum bersejarah tersebut dihadiri Pangkoopsud II, Dankosek II, Danlantamal VI, KPTA Makassar, Ketua LVRI Sulsel, Dandim 1408, Dansatrol Lantamal VI, Assperkops Kosek Hanudnas II, Danyon Brimob, Ketua PTUN Makassar, dan seluruh jajaran SKPD Kota Makassar, Camat, dan Lurah serta puluhan Legiun Veteran. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top