PLUZ.ID, MAKASSAR – Ribuan Warga Makassar memadati sepanjang Jl Sulawesi. Lokasi dilaksanakannya Karnaval Budaya Jappa Jokka Cap Go Meh 2023, Minggu (5/2/2023).
Warga Makassar tampak mulai berdatangan untuk melihat pagelaran karnaval budaya bahkan sebelum acara karnaval dimulai.
Berdasarkan pantauan, sejak pagi hingga pukul 16.00 WITA, warga mulai berdatangan ke lokasi Jappa Jokka Cap Go Meh 2023. Sementara, karnaval budaya berlangsung pada pukul 16.27 WITA.
Kepadatan mulai terjadi di sepanjang Jl Sulawesi saat warga datang untuk berpartisipasi dalam kegiatan jalan sehat, mereka juga mencoba berbagai produk kuliner Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ditawarkan di lokasi acara.
Menjelang sore, warga sudah tumpah ruah di sepanjang Jl Sulawesi. Mereka terus berdatangan hingga mulai berdesakan ke bahu jalan dan panggung-panggung kegiatan.
Panitia dan petugas keamanan pun mulai membatasi jarak antara warga dan peserta karnaval budaya. Tidak hanya orang dewasa, banyak anak-anak yang turut dibawa orang tuanya.
Kendati demikian, meski berdesakan dan kesulitan berjalan di sekitar lokasi acara, mereka mengaku senang dan antusias ingin melihat pegelaran karnaval budaya ini.
Haniah, salah seorang warga, mengaku, senang dengan digelarnya kembali Jappa Jokka.
Menurut Haniah, meski berbagai hiburan bisa didapatkan dari gadget, namun, acara-acara budaya seperti ini juga sangat dinantikan.
“Beberapa tahun tidak melihat festival seperti ini, jadi senang sekali. Kita butuh hiburan. Apalagi, ada aksi barongsai,” ujarnya.
Hidayat menuturkan, dirinya sangat menyukai pentas seni yang dikemas secara sederhana seperti festival budaya ini. Sebab, hal ini dapat menumbuhkan rasa cinta pada budaya sendiri.
Khususnya, karnaval budaya ini, dapat mengajarkan arti keberagaman dan toleransi kepada anak-anak muda yang turut hadir.
“Pertunjukannya sebagian besar diisi oleh anak-anak muda. Sehingga menarik melihat mereka mempelajari dan melestarikan budaya kita,” terangnya.
Untuk diketahui, Karnaval Budaya Jappa Jokka Cap Go Meh 2023 ini, menghadirkan berbagai kesenian Tionghoa, naga, barongsai, duta pariwisata, parade busana lintas etnis, dan budaya.
Mereka berjalan sepanjang 800 meter melewati rute Jl Sulawesi, lalu Jalan sangir, selanjutnya Jl Nusantara, Jl Timor, terakhir kembali ke Jl Sulawesi hingga panggung utama sebagai finis. (***)