search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Jusuf Kalla Kritik Cara Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 17 Maret 2023 18:00
M Jusuf Kalla. foto: istimewa
M Jusuf Kalla. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) ke-10 dan 12, MJusuf Kalla (JK), mengkritisi kebijakan Bank Indonesia (BI) yang kerap menaikkan suku bunga acuan dengan dalih menghindari inflasi.

JK mengatakan, kebijakan tersebut lebih cocok diterapkan di Amerika dibading Indonesia. Kebijakan bunga tinggi justru mengurangi keinginan orang untuk melakukan investasi, karena lebih memilih untuk menyimpan uangnya dalam bentuk deposito dan hidup dari bunga deposito yang disimpannya.

Untuk itu JK berharap, agar kebijakan bunga tinggi tidak diterapkan di Indnesia agar orang mau menginvestasikan uangnya.

Hal ini disampaikan JK saat menyampaikan sambutan di acara silaturahmi dengan civitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (Unhas) di Lounge Fakultas Ekonomi Unhas, Kota Makassar, Jumat (17/3/2023).

“Selalu solusi di Indonesia itu menaikkan suku bunga, menurut saya itu salah. Karena selalu teori yang dipelajari di Amerika mau dipraktekkan di Indonesia padahal keliru. Investasi akan naik kalau bunga turun. Kalau bunga naik orang akan nikmat deposito, orang tidak kerja hidup dari bunga akhirnya tidak investasi. Kalau turunkan bunga orang tidak akan deposito, orang akan kerja,” ujarnya.

JK menegaskan, agar Bank Indonesia tidak usah khawatir akan aliran dana keluar, mengingat karakteristik rupiah berbeda dengan dolar Amerika.

Menurutnya, rupiah tidak akan ke mana-mana meskipun bunga di dalam negeri rendah, karena mata uang tersebut kurang diminati di luar negeri. Berbeda halnya dengan dolar yang akan kembali ke Amerika apabila Amerika menaikkan suku bunga.

“Di Indonesia apa pun yang terjadi mau turunkan bunga 1 persen uang (rupiah) tidak akan ke mana-mana, karena tidak laku di Singapura, dan Amerika. Berbeda dengan dolar kalau naikkan bunga, maka dollar di Indonesia akan kembali ke Amerika, kalau rupiah dia mau ke mana? Tidak mungkin orang simpan di bawah kasur pasti taruh di bank,” tegas JK. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top