search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pemuda Tenggelam di Sungai Walanae Ditemukan Meninggal

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 31 Maret 2023 12:00
EVAKUASI. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban tenggelam atas nama Andi Baso Faidul (23) dari Sungai Walanae, Kabupaten Wajo, Jumat (31/3/2023). foto: istimewa
EVAKUASI. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban tenggelam atas nama Andi Baso Faidul (23) dari Sungai Walanae, Kabupaten Wajo, Jumat (31/3/2023). foto: istimewa

PLUZ.ID, WAJO – Misi Pencarian yang dilaksanakan tim SAR gabungan dari Brimob Bone, Pos Basarnas Bone, Koramil, Polsek Tempe, BPBD, Damkar, Tagana, PMI Kabupaten Wajo dan potensi SAR dari Unhas, UNM, Unibos, SAR Prima, SAR Wira Sengkang serta dibantu masyarakat membuahkan hasil.

Korban tenggelam atas nama Andi Baso Faidul (23) beralamat di Jl Lembu, BTN Pambo, Kabupaten Wajo ditemukan mengambang di Sungai Walanae, Kabhpaten Wajo dalam kondisi meninggal dunia.

Diberitakan sebelumnya, korban dilaporkan hilang ketika hendak menyeberangi Sungai Walanae menggunakan perahu, Kamis (30/3/2023) sekitar pukul 00.30 WITA, dengan tujuan akan melaksanakan sahur bersama empat temannya, namun naas di tengah sungai perahu kemasukan air, karena kelebihan muatan.

Karena panik mereka langsung loncat ke sungai untuk menyelamatkan diri. Keempat temannya berhasil naik ke daratan, namun korban hilang dan diduga tenggelam

Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan, saat berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) membenarkan, penemuan korban tenggelam di perairan Sungai Walanae.

“Korban ditemukan tim SAR gabungan yang dibantu masyarakat sekitar pukul 07.50 WITA dengan posisi mengapung dan terbawa arus sungai kurang lebih radius 1 Kilometer dari titik jatuhnya korban,” beber Nur Ichsan, Jumat (31/3/2023).

Lanjut kata Danyon Ichsan, dirinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim SAR yang tergabung dalam operasi SAR atas kerja kerasnya, sehingga korban berhasil ditemukan.

“Tentunya ini keberhasilan kita bersama dan semoga tugas-tugas kedepan kita akan semakin kompak dan bersinergi lagi,” pungkas Danyon yang bergelar Magister Sains ini.

Sementara, Kepala Pos Basarnas Bone, Febrianto Tri Setiawan, menjelaskan, pencarian hari kedua dilaksanakan dengan teknik penyusuran sungai radius Km dari lokasi kejadian menggunakan dua perahu karet milik BPBD Wajo dan Basarnas Bone.

“Alhamdulillah, korban sudah ditemukan dan saat ini jenazah sudah dievakuasi dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Lamadukelleng, Kabupaten Wajo dan selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” tutup Febrianto.

Dalam misi ini SAR Brimob Batalyon C Pelopor menerjunkan 14 personel dipimpin langsung Danyon C Pelopor Pelopor lengkap dengan kendaraan dan peralatan SAR yakni satu unit Randis R6, satu rol tali karmantel, tujuh pelampung, dua set alat selam, dan satu kompresor. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top