search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Danny Pomanto Target Raih kembali Piala Adipura 2023

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 25 Januari 2024 10:05
RAKOR. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menggelar rapat koordinasi bersama seluruh camat, lurah, dan OPD lingkup Pemkot Makassar, di DP Hall, Jl Amirullah, Kota Makassar, Rabu (24/1/2024) malam. foto: istimewa
RAKOR. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menggelar rapat koordinasi bersama seluruh camat, lurah, dan OPD lingkup Pemkot Makassar, di DP Hall, Jl Amirullah, Kota Makassar, Rabu (24/1/2024) malam. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus melakukan pembenahan untuk bisa meraih kembali Piala Adipura 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Apalagi, Kota Makassar pernah meraih Adipura tiga kali berturut-turut dan terakhir pada 2017 lalu pernah menerima Penganugerahan Adipura ASEAN kategori Clean Land.

Oleh karena itu, menjelang penilaian Adipura yang dilakukan Tim KLHK, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menggelar rapat koordinasi bersama seluruh camat, lurah, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkot Makassar, di DP Hall, Jl Amirullah, Kota Makassar, Rabu (24/1/2024) malam.

Dalam rapat tersebut, Danny Pomanto memastikan kesiapan seluruh pihak. Apalagi, untuk meraih Adipura bukan tanggung jawab satu pihak saja, tetapi seluruh pihak. Sehingga semua objek penilaian harus bekerja secara maksimal.

“Intinya adalah team work. Karena kerja-kerja Adipura ini, adalah kerja semua pihak. Kita mau membuat sejarah, bagaimana kerja-kerja kita bisa meraih kembali Adipura,” ungkap Danny.

Melihat kesiapan seluruh stakeholder, Danny optimististis bisa meraih kembali Piala Adipura di periode kedua kepemimpinannya.

Sebabm apa yang menjadi indikator penilaian Tim KLHK menunjukkan progres yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Hanya tinggal menunggu verifikasi lapangan.

“Kita harus tetap optimistis, indikatornya kan seperti toilet harus bersih, pemilahan sampah harus jelas dan saluran drainase harus berfungsi dan itu semua kita maksimalkan,” tuturnya.

Begitu pun dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), kondisinya sudah jauh lebih baik. Termasuk kolam lindi yang semakin bersih.

“TPA itu sudah bagus, tinggal kita benahi lagi. Itu perlu ditangani dengan baik sehingga kita harus kerja bareng-bareng untuk mencegah itu,” tuturnya.

Sementara, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar, Ferdi Mochtar, menyebut, ada 19 titik yang menjadi lokus penilaian Tim KLHK.

Beberapa diantaranya, seperti TPA Tamangapa, Bank Sampah Pusat, RSUD Daya, Puskesmas Makkasau, pasar tradisional, tempat wisata Akkarena, sekolah, hingga kantor pemerintahan.

“Itu semua sudah on the track dan koordinasi dengan stakeholder terkait kita lakukan terus berdasarkan wilayah titik pantauan,” ujarnya.

Khusus untuk TPA Tamangapa berada di bawah tanggung jawab DLH, namun tetap dibutuhkan kerja sama dengan sekolah terkait.

“Seperti Dinas PU untuk pembenahan saluran drainasenya dan PDAM untuk pengelolaan kolam lindinya,” ungkap Ferdi.

Begitu juga dengan lokus lainnya, seperti pasar tradisional, permukiman warga, trotoar, sekolah, puskesmas, taman, dan juga rumah sakit sudah memenuhi syarat. Hanya tinggal pembenahan di beberapa titik.

“Kebersihannya, tempat pilah sampahnya itu sudah baik. Tinggal kita pantau terus. Jadi ada 19 indikator penilaian, kita berharap bisa capai 81 persen untuk kategori sangat baik,” tutupnya.

Jika tidak ada kendala, Tim Penilaian Adipura dari KLHK akan melakukan penilaian di 19 titik lokasi pada 29 Januari 2024, mendatang. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top