search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Bappelitbangda Sulsel Mewujudkan Perencanaan Pembangunan yang Berkualitas

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 26 Januari 2024 16:00
Andi Bakti Haruni. foto: istimewa
Andi Bakti Haruni. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Menyusun Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) merupakan kegiatan tahunan yang berpedoman pada RKP dan Program Strategis Nasional sebagaimana pasal 75 dan ayat 2 Permendagri, yaitu penyelarasan prioritas pembangunan daerah, program serta kegiatan tahunan daerah dengan agenda pembangunan dan sasaran pengembangan wilayah dalam RKP serta program strategis nasional lainnya.

Merujuk dari acuan tersebut, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapppelitbangda) Provinsi Sulsel menggelar ‘Rapat Orientasi dalam rangka penyusunan RKPD dan Renja Perangkat Daerah Tahun 2025’.

Bertempat di Hotel Mercure Nexa Makassar, Kamis (25/1/2024), kegiatan ini diharap mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang berkualitas.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bappelitbangda Sulsel, Andi Bakti Haruni, dalam arahannya menekankan pentingnya keselarasan dokumen dalam perencanaan.

“Dalam dokumen RPD (Rencana Pembangunan Daerah) yang disusun dari hasil evaluasi terhadap capaian RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) dan RPD merupakan jembatan menuju kepada tatanan perencanaan berikutnya dengan nilai yang strategis. Evaluasi yang dilakukan menghasilkan informasi, sehingga sangat penting Dokumen harus selaras dalam perencanaan,” tegasnya.

Andi Bakti melanjutkan rincian empat capaian yang menjadi target, yaitu pendidikan, reformasi, kemiskinan, dan gini rasio.

“Dalam mengalokasi anggaran, perlu untuk memperhatikan empat yang ingin dicapai tersebut,” katanya.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa setiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) mengevaluasi targetnya agar endingnya berkualitas dan kegiatan ini bisa sampai ditujuan,” tambahnya.

Sementara, Dr Agus Salim dalam pemaparan materinya menyampaikan, perencanaan berkualitas syaratnya adalah harus ditopan dengan data yang berkualitas.

Menurutnya, saat ini ada banyak data yang dibutuhkan salah satunya data terbaru.

“Ada beberapa data terbaru, salah satunya seperti indeks ekonomi biru, Indeks ekonomi hijau, indeks literasi digital, indeks kerukunan beragama, indeks pembangunan kebudayaan, dan masih banyak lagi,” tuturnya.

Ia melanjutkan, tuntutan data bergerak lebih cepat, sehingga kita perlu mewujudkan perencanaan yang berkualitas.

“Jangan pernah memulai menyusun perencanaan kalau tidak mempunyai data. karena kalau data sudah tersedia proses berikutnya bagaimana merancang perencanaan berkualitas,” tegasnya

Bagi Agus Salim, perencanaan yang dirancang untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, menentukan langkah-langkah yang tepat untuk mencapai tujuan dan sasaran tersebut, dengan mempertimbangkan berbagai kondisi yang berpengaruh, serta memiliki metode untuk mengukur pencapaian tujuan dan sasaran.

“Untuk mewujudkan perencanaan berkualitas harus ketat di Kerangka Logic menuntut menghasilkan perencanaan yang berkualitas,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top