search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Tingkatkan Populasi, 45 Sapi Lokal Diinseminasi Gunakan Sperma Simental dan Limosine

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 30 Januari 2024 23:03
INSEMINASI BUATAN. Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin didampingi Bupati Maros Chaidir Syam secara langsung melakukan praktik Inseminasi Buatan (IB/kawin suntik) di Rumah Potong Hewan H Pacong, di Lingkungan Pakalli, Alatenggae, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Selasa (30/1/2024). foto: istimewa
INSEMINASI BUATAN. Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin didampingi Bupati Maros Chaidir Syam secara langsung melakukan praktik Inseminasi Buatan (IB/kawin suntik) di Rumah Potong Hewan H Pacong, di Lingkungan Pakalli, Alatenggae, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Selasa (30/1/2024). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAROS – Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, secara langsung melakukan praktik inseminasi buatan (kawin suntik) di Rumah Potong Hewan H Pacong, di Lingkungan Pakalli, Alatenggae, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Selasa (30/1/2024). Sebanyak 45 hewan ternak sapi dikawinsuntikkan.

Bupati Maros, Chaidir Syam, menyampaikan, program Inseminasi Buatan (IB) ini, diharapkan dapat berkontribusi memperbesar sektor peternakan di Sulsel. Apalagi, pengalaman pelaksanaan IB di Maros cukup sukses.

“Ini jenis (sperma) dari sapi simental sama limosine, harapannya jadi sapi unggul, itu 9-10 bulan. Pertama perkembangannya cepat, kedua bisa langsung unggul. 45 ekor sapi tadi. Jadi itu bisa jadi 90 ekor dalam 9 bulan,” ungkap Chaidir.

Inseminasi buatan telah menjadi solusi yang sangat membantu bagi para peternak di Kabupaten Maros. Dengan semua manfaat tersebut, tidak heran jika para peternak di Kabupaten Maros merasa terbantu dengan adanya inseminasi buatan. Teknik ini memberikan solusi praktis dan efektif dalam pengembangan usaha ternak mereka serta berkontribusi pada peningkatan ekonomi.

“Terima kasih banyak atas bantuannya Pak Gubernur di kandang kami, ini sangat membantu, ada 45 ekor ternak kami,” kata Haji Fatul HB, peternak.

Adapun saat ini, populasi sapi di Sulsel 1,4 juta dan kambing 800 ribu.

Diketahui, layanan IB dapat memberikan banyak manfaat bagi para peternak. Dengan menggunakan teknik ini, peternak dapat menghasilkan keturunan dengan kualitas genetik yang lebih baik.

Mereka dapat memilih sperma dari hewan jantan terbaik untuk menghasilkan keturunan yang lebih unggul. Hal inilah yang didorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros untuk meningkatkan sektor peternakan. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top