search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Aliyah Mustika Ilham: Penyandang Disabilitas Harus Mendapat Kesempatan Sama untuk Berwirausaha

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 29 Juli 2026 12:00
PERTEMUAN. Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi BPKK Kendari di bawah Direktorat Bina Perluasan Kesempatan Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan RI, di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (28/7/2026). foto: istimewa
PERTEMUAN. Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi BPKK Kendari di bawah Direktorat Bina Perluasan Kesempatan Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan RI, di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (28/7/2026). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam mendukung berbagai program pemerintah pusat yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penciptaan peluang usaha, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Kendari di bawah Direktorat Bina Perluasan Kesempatan Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan RI, di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Balai Kota Makassar, Selasa (28/7/2026).

Audiensi tersebut membahas pelaksanaan program kewirausahaan ‘Inklusif Tumbuh Bersama’ yang akan dilaksanakan di Sentra Wirajaya, Makassar, 7 Agustus 2026.

Program ini berupa pelatihan kewirausahaan yang dikhususkan bagi 50 penyandang disabilitas di Kota Makassar sebagai upaya meningkatkan keterampilan, kemandirian, dan kesempatan berwirausaha.

Wawali Aliyah menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, pemberdayaan penyandang disabilitas melalui pelatihan kewirausahaan merupakan langkah nyata dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, dimana setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan mandiri secara ekonomi.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Ketenagakerjaan atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Makassar. Program ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan harus memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh masyarakat, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas, agar memiliki keterampilan, mampu berwirausaha, dan semakin berdaya,” ujarnya.

Aliyah mengungkapkan, dirinya memiliki pengalaman panjang bermitra dengan Kementerian Ketenagakerjaan saat menjabat sebagai Anggota DPR RI Komisi IX selama dua periode, 2014–2024.

Pengalaman tersebut membuatnya memahami pentingnya program-program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan kemandirian ekonomi.

“Saya berharap pelatihan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh seluruh peserta. Semoga ilmu dan keterampilan yang diperoleh menjadi bekal untuk membangun usaha yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta menginspirasi lahirnya wirausaha-wirausaha baru dari kalangan penyandang disabilitas di Kota Makassar,” jelasnya.

Aliyah menegaskan, Pemkot Makassar akan terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat dan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan program-program yang inklusif dan berpihak kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan, sehingga tidak ada warga yang tertinggal dalam proses pembangunan.

Dalam audiensi tersebut, Wakil Wali Kota didampingi Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, Zainal Ibrahim. Sementara, rombongan BPKK Kendari dipimpin Kepala BPKK Kendari, Mashur Malaka, didampingi Kasubag Umum Herman Mohammad, Subkoordinator Jejaring Rakhyudin, serta Bendahara Munawirah.

Melalui sinergi antara Pemkot Makassar dan Kementerian Ketenagakerjaan, diharapkan pelatihan kewirausahaan ini mampu melahirkan penyandang disabilitas yang lebih mandiri, produktif, dan memiliki daya saing, sehingga turut berkontribusi dalam memperkuat perekonomian Kota Makassar. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top