search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pejabat Pemkot Makassar Belajar Tata Kelola Utilitas Bawah Tanah Bersama URA Singapura

doelbeckz - Pluz.id Senin, 05 Februari 2024 23:20
VIRTUAL SHARING. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, bersama jajaran Pemkot Makassar mengikuti Virtual Sharing on Planning Operation and Governance of Multi Utility Tunnel bersama Urban Redevelopment Authority (URA) Singapura di Kantor Balai Kota Makassar, Senin (5/2/2024). foto: istimewa
VIRTUAL SHARING. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, bersama jajaran Pemkot Makassar mengikuti Virtual Sharing on Planning Operation and Governance of Multi Utility Tunnel bersama Urban Redevelopment Authority (URA) Singapura di Kantor Balai Kota Makassar, Senin (5/2/2024). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar Firman Hamid Pagarra dan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mengikuti Virtual Sharing on Planning Operation and Governance of Multi Utility Tunnel bersama Urban Redevelopment Authority (URA) Singapura.

Kegiatan yang diadakan Otoritas Ibu Kota Nusantara dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bekerja sama dengan Urban Redevelopment Authority (URA) Singapura diikuti secara virtual di Kantor Balai Kota Makassar, Senin (5/2/2024).

Mereka yang mengikuti virtual sharing adalah Kepala Dinas PU Zuhaelsi Zubir, Kepala DPMPTSP Helmy Budiman, Kepala Bappeda Andi Zulkifli Nanda, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ferdy Mochtar.

Kepala Dinas Pertanahan Sri Susilawati, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Mahyuddin, Kepala Dinas Penataan Ruang Fahyuddin, dan Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Beni Iskandar.

Pada kesempatan ini, Danny Pomanto bersama jajaran pemerintah kota mendapatkan materi mengenai Common Services Tunnel (CST) di area Marina Bay yang dibawakan oleh pihak URA Singapura.

Seperti diketahui, URA bertanggung jawab atas desain perencanaan lahan perkotaan, tata kota dan konservasi.

URA juga menyusun rencana Desain Jangka Panjang dan Master Plan pembangunan Kota Singapura, dengan berfokus pada pencapaian lingkungan hidup yang berkualitas.

“Saya kira ini merupakan suatu kesempatan yang berharga bagi Kota Makassar mendapatkan pencerahan dan ilmu yang luar biasa melalui virtual sharing ini, saya berterima kasih kepada teman-teman dari IKN dan URA Singapura,” ucap Danny.

Sebagai tindak lanjut virtual sharing ini, Makassar akan mencoba membuka peluang investasi dengan menghadirkan utilitas bawah tanah, seperti Marina Bay Singapura. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top