search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Presiden Resmikan MNP, Danny Pomanto: Makassar akan Jadi Pemain Ekonomi Global

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 22 Februari 2024 17:02
PERESMIAN. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto memperlihatkan handphonenya kepada Presiden Joko Widodo di sela-sela peresmian Makassar New Port (MNP) di Kota Makassar, Sulsel, Kamis (22/2/2024). foto: istimewa
PERESMIAN. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto memperlihatkan handphonenya kepada Presiden Joko Widodo di sela-sela peresmian Makassar New Port (MNP) di Kota Makassar, Sulsel, Kamis (22/2/2024). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Presiden Joko Widodo telah meresmikan proyek Makassar New Port (MNP), Jl Sultan Abdullah Raya, Kota Makassar, Kamis (22/2/2024).

Dalam sambutannya, Jokowi menyampaikan, MNP ini ialah yang terbesar setelah Tanjung Priuk.

Dengan kedalaman 16 meter, maka pelabuhan ini juga termasuk pelabuhan terdalam yang sangat baik untuk bersandarnya kapal-kapal besar pengangkut kontainer.

Lalu, lanjut orang nomor satu di Indonesia ini, efisiensi yang berkaitan dengan waktu akan lebih hemat.

“Dahulu barang-barang yang datang dari kapal dan diangkut bisa mencapai 5, 6, atau 7 hari. Itu tidak efisien. Sekarang rata-rata sudah di bawah tiga hari. Ini sangat bagus sekali,” kata Jokowi pada sela-sela acara peresmian.

Itu berarti, jelas dia, pelabuhan di Makassar sudah tidak kalah dengan pelabuhan besar lainnya.

Inilah, sebut dia, kekuatan dan potensi yang terus akan diperbaiki sehingga daya saing Indonesia menjadi lebih baik dari negara lain.

Ia mencatat kapasitas pelabuhan yang lama ialah 750 ribu teus per tahun sementara MNP mencapai 2,5 juta teus per tahun.

“Ini lompatan yang tinggi sekali,” bangganya. Pun dengan angka investasi yang ditanamkan mencapai Rp5,4 triliun.

Selanjutnya, pihaknya akan terus memantau bagaimana progres perkembangan pelabuhan yang akan menjadi pelabuhan besar di Indonesia timur itu.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengatakan, sejarah panjang Makassar sangat ditentukan pelabuhan.

Bagaimana peran Makassar pada abad ke-15 dan 16 itu, tekannya, disebabkan karena pelabuhannya. Yang mana menjadi hub tiga tempat besar di Asia. Dan menjadi sepuluh terkemuka di dunia abad 16.

Hari ini, kata Danny Pomanto, MNP baru memiliki kapasitas yang hampir empat kali lipat dari sebelumnya bahkan secara ultimate akan menyentuh 4,5 juta teus.

“Itu berarti peran-peran Makassar Insya Allah akan menjadi pemain global yang mana semua komoditi langsung direct call ke negara-negara konsumen,” kata Danny usai acara.

“Saya kira hadirnya tiga PSN ini mulai dari IPAL, MNP dan Tol MNP ialah sebuah loncatan ekonomi bagi Makassar. Saya percaya sekali ekonomi Indonesia, Sulsel dan Makassar akan naik signifikan,” yakinnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top