search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Realisasi Dana BOKB Kategori Tinggi, Makassar Raih Penghargaan BKKBN

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 26 Juni 2024 22:11
Firman Hamid Pagarra. foto: istimewa
Firman Hamid Pagarra. foto: istimewa

PLUZ.ID, SEMARANG – Kota Makassar kembali diganjar penghargaan. Kali ini penghargaan itu datang dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam rangka apresiasi dan lomba Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31.

Penghargaan ini diterima langsung Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar Firman Hamid Pagarra mewakili Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, yang secara simbolis diberikan langsung Kepala BKKBN Hasto Wardoyo di Hotel PO Semarang, Jateng, Rabu (26/6/2024).

Capaian raihan ini, atas kinerja serapan anggaran DPPKB terhadap Dana Alokasi Khusus Biaya Operasional Keluarga Berencana (BOKB) Kota Makassar yang masuk dalam kategori tinggi 2023.

Firman mengatakan, penghargaan yang diraih Kota Makassar ini, atas fokusnya terhadap program-program kerja untuk pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana.

Dimana pelaksanaannya memerlukan komitmen, dukungan dan sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah kota serta mitra kerja di semua tingkatan wilayah.

Ia pun tak lupa berterima kasih kepada tim DPPKB Makassar yang telah bekerja dengan semangat sehingga capaian serapan keuangan BOKB masuk dalam kategori tinggi.

“Apa yang kita dapatkan hari ini adalah sesuatu yang alhamdulillah menurut kami ditahun 2023 kemarin. Capaian ini tak luput dari kerja keras dan team work yang solid dari DPPKB Makassar serta dukungan dari masyarakat, membuat kita masuk dalam kategori tinggi dan peringkat tiga nasional,” ujarnya.

“Saya mengaku bangga, karena kita bercermin pada tahun 2022 kemarin terjadi banyak Silpa, karena banyaknya kegiatan yang berjalan tidak sesuai perencanaan akibat keterbatasan waktu dan masalah teknis lainnya, Alhamdulillah di 2023 kemarin kita bisa menyelesaikan sesuai waktu yang direncanakan,” tambah Firman.

Untuk besaran pagu sendiri, Firman mengungkapkan, 2023 DAK fisik itu mencapai Rp2 miliar dan non fisik BOKB itu sebanyak Rp9,67 miliar dan terealisasi sebesar 94 persen.

“Kalau DAK Fisik selesai 100 persen sebelumnya kita selesaikan. Karena di dalamnya ada pelayanan KB dan pembelian alat-alat kontrasepsi. Sehingga hal ini yang membuat kami diapresiasi BKKBN pusat,” tuturnya.

Sementara, Kepala DPPKB Kota Makassar, Syahruddin, menambahkan, apresiasi dari BKKBN ini, karena melihat banyaknya program kegiatan yang produktif dari Kota Makassar seperti untuk stunting.

Kemudian pembelian alat kontrasepsi, seperti implan dan IUD juga dalam paket yang sesuai anggaran dan kota sudah belanjakan serta salurkan habis ke masyarakat.

“Sebenarnya kalau total itemnya itu terkait, dana fisik itu seperti stunting, itu kurang lebih itu 14 paket. Kalau dana KB sendiri, terkait operasional tim TPK yang melaksanakan kegiatan terkait stunting dan yang lainnya kita juga ada biaya operasional untuk mereka. Karena kita sangat fokus untuk program lingkup KB ini,” jelasnya.

Selain Kota Makassar, penghargaan sejenis diraih juga Kabupaten Deli dan Kota Bandung. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top