search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

176 Warga Bulukumba Dilatih Menjahit, Meubel, dan Operator Alat Berat

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 10 Juli 2024 09:00
Andi Muchtar Ali Yusuf. foto: istimewa
Andi Muchtar Ali Yusuf. foto: istimewa

PLUZ.ID, BULUKUMBA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba melalui Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja melaksanakan pelatihan berdasarkan unit kompetensi tahun anggaran 2024. Pelatihan ini, diikuti 176 warga Bulukumba di sepuluh kecamatan.

Pelatihan kompetensi dibuka Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, di lantai 4 Gedung Pinisi Bulukumba, Selasa (9/72024).

Pembukaan juga dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Bulukumba Andi Esfar Tenrisukki bersama beberapa jajarannya, serta Direktur Marketing PT Persada Duta Utama Heri Susanto.

Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Bulukumba, Andi Minarni, dalam laporannya menyampaikan, pelatihan kompetensi terbagi atas tiga jurusan, yaitu pelatihan operator alat berat, pelatihan menjahit, dan pelatihan meubel.

“Total peserta 176 orang, terbagi atas operator alat berat 48 orang, menjahit 96 orang, dan meubel 32 orang,” ujarnya.

Ia menguraikan, setiap jurusan pelatihan terbagi atas beberapa kelas atau kelompok, seperti operator alat berat ada tiga kelompok, menjahit enam kelompok, dan meubel dua kelompok.

“Sesuai regulasi yang ada, setiap kelas terdiri dari 16 orang,” jelas Andi Minarni.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Bulukumba, Andi Esfar Tenrisukki, menyatakan, pelatihan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat dalam pengembangan skill dan Sumber Daya Manusia (SDM).

Di era kompetitif saat ini, apalagi dalam dunia kerja, lanjutnya dibutuhkan skill dan SDM yang mumpuni.

“Pelatihan ini adalah upaya mengupgrade skill. Insya Allah, alumni dari pelatihan ini, siap bekerja. Seperti jika mereka ke luar negeri bekerja, bukan sebagai pekerja kasar,” ujar Esfar Tenrisukki.

Sementara, Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, mengajak agar memastikan ada nilai dan manfaat dari setiap aktivitas yang dilakukan.

Ia mencontohkan, pelatihan ini harus benar-benar baik sesuai dengan yang diharapkan.

“Jangan sebatas dapat sertifikat saja, tapi tidak bisa di lapangan. Kita berharap alumni nanti bisa langsung bekerja sesuai dengan kompetensinya,” ungkapnya.

Diketahui visi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba adalah mendorong masyarakat untuk lebih produktif.

Salah satu upaya yang dilakukan melalui pelatihan berbasis unit kompetensi yang dilaksanakan secara reguler perangkat daerah terkait. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top