search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pj Gubernur Sulbar: Anggrek Dapat Mengantar Mamasa ke Kancah Internasional

Silaturahmi Bersama Pj dan Bupati Mamasa Terpilih
doelbeckz - Pluz.id Minggu, 09 Februari 2025 18:30
Bahtiar Baharuddin. foto: istimewa
Bahtiar Baharuddin. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAMASA – Silaturahmi antar Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin bersama tokoh masyarakat Mamasa, Pj Bupati Mamasa Muh Zain berlangsung di Rumah Jabatab Bupati Mamasa, Sabtu (8/2/2025).

Istimewanya, sebab dihadiri pula Bupati Mamasa terpilih Welem Sambolangi bersama Wakil Bupati Mamasa terpilih Sudirman.

Selain dari unsur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa juga ikut hadir, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar.

“Saya kembali di Jakarta, di Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri), saya terbuka untuk Mamasa khususnya sahabat saya Bupati dan Wakil Bupatoli Mamasa terpilih untuk datang ke kantor. Saya terbuka untuk membantu. Saya siap bantuki Pak Bupati. Sulbar ini telah menjadi bagian dari saya,” kata Bahtiar.

Pada kesempatan tersebut, Bahtiar menceritakan pengalamannya selama menjabat sebagai Pj Gubernur Sulbar khususnya di Kabupaten Mamasa.

Salah satu yang membuat dirinya terkesima di Mamasa, sebab terdapat tanaman alam yang tak dimiliki daerah lain, sehingga dapat menjadi potensi yang mengangkat Mamasa.

“Anggrek. Tak ada di daerah lain yang tumbuh secara alami. Hanya ada di Mamasa. Jika potensi ini dapat dimanfaatkan secara maksimal, maka Mamasa akan jauh lebih maju,” tandasnya.

Untuk itulah, Dirjen Kemendagri ini, berpesan kepada Pemkab Mamasa untuk menciptkan peluang Anggrek untuk dijadikan sesuatu yang penting bagi Sulbar. Misalnya, anggrek tersebut dijadikan sebagai oleh- oleh Sulbar dan Mamasa, dibuatkan semacam souvenir dari berbagai model.

Selain itu, anggrek Mamasa bisa bernilai ekspor, sehingga menjadi nilai komoditi yang unggul bagi Mamasa.

“Saya sudah lakukan seminar online tentang anggrek Mamasa menghadirkan Ketua Komunitas Anggrek Indonesia serta pakar bidang anggrek,” ujarnya.

Kesimpulannya adalah anggrek Mamasa dapat bernilai ekspor jika pemerintah daerah Mamasa serius menciptakan peluang. Salah satunya untuk tidak menjadikan tanamam anggrek hanya sebagai tanaman hobi, tetapi masuk skala industri.

Salah satu upaya Bahtiar menggerakkan tanaman anggrek Mamasa adalah mendirikan Green House Anggrek dan hortikultura di Mamuju.

“Itu persembahan saya sebagai Pj untuk Mamasa. Di sana banyak anggrek Mamasa yang dijual dan sudah pernah Atase Australia berkunjung ke etalase anggrek dan mereka sangat tertarik melihat anggrek Mamasa,” ungkap Bahtiar.

Selaian anggrek, Bahtiar juga berpesan kepada Pemkab Mamasa agar mengembangkan tanaman hortikultura, perikanan darat serta peternakan di Mamasa.

Hal ini dijamin akan meningkatkan kesejahteraan warga Mamasa. Tanaman hortikultura tersebut, berupa kopi, cokelat, sayur sayuran serta perikanan ikan darat, seperti ikan mas dan ikan nila. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top