search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Asisten II Pemkot Makassar Instruksikan ASN Dukung Percepatan Program Kerja Appi-Aliyah

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 25 Februari 2025 09:00
Fathur Rahim. foto: istimewa
Fathur Rahim. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Fathur Rahim, memimpin apel pagi di Balai Kota Makassar, Senin (24/2/2025), mewakili Wali Kota Makassar yang baru, Munafri Arifuddin (Appi), yang saat ini tengah mengikuti Retret Kepala Daerah di Magelang.

Dalam arahannya, Fathur menyampaikan, mulai hari ini, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, resmi menjalankan tugasnya di Balai Kota Makassar.

Sementara, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, akan mulai aktif bertugas dalam beberapa hari ke depan setelah menyelesaikan agenda di Magelang.

Oleh karena itu, Fathur mengimbau, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Makassar untuk mendukung percepatan program kerja Appi-Aliyah yang akan dijalankan selama lima tahun ke depan.

Ia menekankan, pentingnya kesiapan administrasi dan kelengkapan data guna memastikan kelancaran pelaksanaan program tersebut.

“Hari ini, kita akan mulai bekerja bersama Wakil Wali Kota Makassar. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah kesiapan administrasi dan data yang harus dipersiapkan guna mendukung tugas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar baru. Ini penting agar pekerjaan kita semua dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Selain itu, Fathur juga mengingatkan ASN untuk bersiap menyambut bulan suci Ramadan.

Ia menekankan, profesionalisme dalam bekerja harus tetap dijaga, namun sebagai umat Muslim, para pegawai juga tidak boleh melalaikan kewajiban beribadah.

“Sebagai bagian dari Pemerintah Kota Makassar, kita harus mampu menyeimbangkan tugas dan ibadah, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan yang akan segera tiba,” lanjutnya.

Ia berharap, dengan keseimbangan antara tugas dan kewajiban beragama, pegawai Pemkot Makassar dapat tetap meningkatkan keimanan tanpa mengurangi dedikasi dalam bekerja.

“Kita menjalankan tugas sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil) sekaligus menjalankan perintah agama. Keduanya harus berjalan seiring agar kita tetap profesional sekaligus menjalankan ibadah dengan baik,” tutupnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top