search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Gubernur Sulsel akan Bangun Matano Belt Road Melalui CSR

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 21 Mei 2025 12:48
PROYEK STRATEGIS. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengumumkan proyek strategis baru yang diberi nama Matano Belt Road jalan lingkar pesisir Danau Matano yang akan menghubungkan Desa Ussu ke Nuha di sela-sela Perayaan Hari Jadi Luwu Timur ke-22, Senin (19/5/2025). foto: istimewa
PROYEK STRATEGIS. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengumumkan proyek strategis baru yang diberi nama Matano Belt Road jalan lingkar pesisir Danau Matano yang akan menghubungkan Desa Ussu ke Nuha di sela-sela Perayaan Hari Jadi Luwu Timur ke-22, Senin (19/5/2025). foto: istimewa

PLUZ.ID, LUTIM – Perayaan Hari Jadi Luwu Timur ke-22 berlangsung meriah dengan kehadiran tokoh-tokoh penting dari berbagai level pemerintahan, Senin (19/5/2025).

Salah satu momen yang paling dinantikan adalah pernyataan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, yang menyampaikan sejumlah program strategis sebagai ‘hadiah spesial’ bagi masyarakat Lutim.

Dalam acara yang dihadiri Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, unsur Forkopimda Sulsel dan Luwu Timur, serta berbagai tokoh masyarakat dan jajaran pemerintahan, Gubernur Sulsel menyampaikan komitmen kuat untuk membangun Lutim secara lebih merata dan berkelanjutan.

Andi Sudirman mengumumkan proyek strategis baru yang diberi nama Matano Belt Road jalan lingkar pesisir Danau Matano yang akan menghubungkan Desa Ussu ke Nuha.

Bantuan ini diberikan Andi Sudirman melalui Corporate Social Responsibility (CSR).

“Ini sebagai langkah awal pembangunan lima tahun ke depan. Jalan ini akan memudahkan mobilisasi mayarakat dari Ussu ke Nuha tanpa harus naik kapal feri. Ini juga akan menjadi akses wisata, karena mengelilingi pesisir danau,” ucapnya.

Pembangunan jalan sepanjang 25 Km tersebut, akan melibatkan kerja sama erat antara pemerintah provinsi, pemerintah jabupaten, serta perusahaan-perusahaan yang memiliki konsesi di daerah tersebut, termasuk PT Vale Indonesia.

Gubernur Sulsel menyatakan, permintaan untuk memulai proyek ini telah disampaikan dan ditargetkan mulai dikerjakan tahun ini.

Untuk memastikan proyek berjalan optimal, Gubernur Sulsel menyebut, telah membentuk gugus tugas khusus sejak Jumat lalu, dengan sistem satu perusahaan satu tugas.

“Gugus tugas sudah dikukuhkan dan PT Vale jadi tim pelaksana melalui supervisi pemprov dan pemkab,” jelasnya.

Dalam pidatonya, Andi Sudirman juga menyampaikan permintaan agar Bandara Sorowako kembali diaktifkan untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat Luwu Timur. Bandara ini dianggap strategis dalam mendukung konektivitas daerah yang kaya sumber daya alam ini. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top