search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Andi Utta Bekali Pemuda Bulukumba Jadi Entrepreneur

Jangan Mimpi Sukses Kalau Takut Risiko
doelbeckz - Pluz.id Senin, 26 Mei 2025 16:24
Andi Muchtar Ali Yusuf. foto: istimewa
Andi Muchtar Ali Yusuf. foto: istimewa

PLUZ.ID, BULUKUMBA – Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, berbicara di hadapan 50-an anak muda peserta pelatihan kewirausahaan di Lantai 4 Gedung Pinisi Bulukumba, Senin (26/5/2025).

Bupati berlatar pengusaha ini, menekankan pentingnya sikap pemberani.

“Saudaraku, adik-adikku semua. Jangan mimpi mau sukses kalau tak berani ambil risiko. Kalau kita penakut, gak mungkin akan maju,” ujar Andi Utta, sapaan akrab Andi Muchtar Ali Yusuf memotivasi peserta pelatihan.

Andi Utta menegaskan, semua pekerjaan ada risikonya, terutama di dunia usaha.

Menurutnya, terjun menjadi entrepreneur atau pengusaha punya banyak tantangan dan rintangan, sehingga dibutuhkan mental tarung yang kuat.

“Salah satu faktor utama masyarakat sulit berkembang karena takut ambil risiko. Kenapa orang China cepat berkembang, karena mereka berani bertarung dan berani ambil risiko,” ungkapnya.

Andi Utta mencontohkan, saat memutuskan keluar dari zona nyaman dan mengikuti kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bulukumba.

Secara matematis, sebagai figur baru yang belum dikenal luas masyarakat, maka peluang memenangkan pilkada cukup tipis.

Tetapi tekad, kemauan, dan kerja kerasnya berhasil membuahkan hasil maksimal. Hasil itu, kata dia lagi, tak terlepas dari keberanian untuk bertarung full.

“Saya ambil contoh pribadi saat maju pilkada. Kalau saya penakut, gak mungkin berdiri di sini sebagai bupati. Tapi saya petarung, maka harus berani ambil semua risiko. Apapun itu harus memenangkan pertarungan,” jelas Andi Utta.

Lebih lanjut, Bupati Bulukumba dua periode ini, membakar semangat peserta untuk terus berikhtiar sekaligus meninggalkan gaya lama yang tidak produktif.

Ia menyebut, tak ada yang mustahil ketika benar-benar diusahakan.

“Semua tergantung kita. Kalau mau berubah tinggalkan gaya lama. Semua bisa. Tak ada yang tak bisa. Asal mau belajar. Asal serius mau berusaha dan bekerja keras. Kalau setengah-setengah, jangan,” katanya.

Andi Utta mengaku, memulai usahanya dari nol alias tak punya modal berupa uang besar. Awalnya, ia hanya bermodalkan komitmen dan kepercayaan yang sampai saat ini masih dipegang teguh.

“Saya praktisi. Sudah 30 tahun lebih jadi pengusaha. Saya tak memberi materi secara teoritis, tapi lebih kepada praktek. Mari membuang pola pikir lama yang banyak cerita kurang kerja. Sekarang banyak kerja kurang cerita,” ujarnya.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan seperti ini. Tapi saya mau ke depan, agar pesertanya lebih banyak lagi, bisa 200 sampai 400an orang,” sambungnya.

Pelatihan kewirausahaan pemuda dilaksanakan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Bulukumba dengan tema: Transformasi Anak Muda Menjadi Enterpreneur Unggul di Era Digital.

Panitia Pelaksana, Andi Alimuddin, dalam laporannya menyampaikan, pelatihan kewirausahaan ini, digelar selama tiga hari, yaitu 26 hingga 28 Mei 2025 dengan menghadirkan beberapa narasumber.

“Total peserta ada 50-an orang, terdiri dari anak-anak muda berusia 16 sampai 30 tahun,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Sri Wahyuningsih, mengaku, bahagia bisa mendengar materi kewirausahaan secara langsung dari Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf.

Ia pun menyerap beberapa pengetahuan baru dalam mengembangkan unit usahanya.

“Alhamdulillah, kami bersyukur dapat materi dari Pak Bupati. Terutama tentang keberanian mengambil risiko,” ujarnya.

Selain bupati, pembukaan pelatihan kewirausahaan ini, juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Muh Ali Saleng, Kepala Disparpora Bulukumba Ferryawan Fahmi, serta sejumlah ASN lingkup Disparpora Bulukumba. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top