search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Penunjukan Abdul Hayat sebagai Plt Ketua Perindo Sulsel Disorot, Diduga Cacat Prosedur

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 13 Juli 2025 10:00
Ilustrasi. foto: istimewa
Ilustrasi. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Perindo menunjuk Abdul Hayat Gani sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perindo Sulsel.

Penunjukan Abdul Hayat Gani jadi Plt Ketua DPW Perindo Sulsel disinyalir cacat prosedur dan diduga tanpa melalui mekanisme resmi sesuai aturan partai.

Dua sumber dari internal Perindo yang namanya tak ingin disebut, mengatakan, Abdul Hayat diangkat mengganti Andi Barlianto Asapa secara kilat.

“Yang kami tahu, nama Abdul Hayat Gani tidak pernah diusulkan ke DPP untuk menjadi Plt Ketua Perindo Sulsel,” kata sumber dari internal Perindo, Sabtu (12/7/2025).

Menurut sumber, Abdul Hayat juga tidak pernah dibahas dalam rapat DPW Perindo Sulsel saat tugas ketua masih diemban Barlianto Asapa.

“Namanya juga tidak pernah dibahas dalam rapat oleh Pak Barlianto bersama DPC, tapi tiba-tiba terbit surat keputusan,” katanya.

Selain itu, sumber mengungkapkan, Abdul Hayat ditunjuk tanpa melalui proses uji kelaikan dan kepatutan atau fit and proper test sebagai kandidat Plt Ketua DPW Perindo Sulsel.

Hal ini sesuai aturan Perindo bahwa Plt ketua di tingkat wilayah maupun cabang atau DPC, harus melalui mekanisme fit and proper test.

“Dia tidak pernah ikut fit, baik secara daring maupun secara langsung di DPP, tapi tiba-tiba ada SK,” jelasnya.

Sumber juga menyebutkan, penunjukan Abdul Hayat sebagai Plt Ketua Perindo Sulsel tidak dibahas dalam rapat pleno dan atau rapat harian pengurus DPP.

Hal tersebut, kata sumber, sesuai pasal 92 poin 1 Anggaran Rumah Tangga Perindo yang menggariskan kebijakan strategis partai dibahas dalam rapat pleno.

Pelaksana Tugas Bisa Siapa Saja

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Perindo, Andi Yuslim Patawari, mengatakan, posisi Plt Ketua Wilayah bisa dijabat siapa saja sesuai dengan statusnya hanya pelaksana.

“Kata siapa tidak ikut fit? Plt itu siapapun bisa. Namanya aja Plt. Plt itu sementara bos, ada durasi waktunya,” kata Andi Yuslim Patawari dalam keterangannya, Sabtu.

Andi Yuslim menerangkan, pergantian itu hal yang biasa sebagai sebuah kebutuhan organisasi. Begitu juga pergantian Plt Ketua Wilayah ada durasi waktunya.

Ia menjelaskan, pergantian Plt Ketua Perindo Sulsel dari Andi Barlianto kepada Abdul Hayat adalah bagian dari konsolidasi organisasi.

“Andi Barlianto adalah salah satu Wasekjend DPP Perindo. Tidak tertutup kemungkinan akan kami tugaskan lagi di DPW yang lain,” katanya.

Sementara, Abdul Hayat Gani mengaku, dirinya ditunjuk menjabat Plt Ketua Perindo Sulsel bukan karena mendapat tawaran.

“Bukan ditawari, tapi gayung bersambut. Saya sudah ketemu Sekjen dan dikasih ketemu ketua umum membahas perkembangan Sulsel,” kata Abdul Hayat saat dihubungi wartawan.

Mantan Sekda Provinsi Sulsel itu, mengatakan, penunjukannya tidak dilakukan tiba-tiba.

Ia menyebut, proses pengangkatannya memang dirahasiakan kepada publik.

“Bukan tiba-tiba, ini juga memang tidak dipublikasi sampai terbit SK (Surat Keputusan),” katanya.

Abdul Hayat diangkat sebagai Plt Ketua Perindo Sulsel melalui SK DPP Perindo Nomor: 108/SK/DPP-PARTAI PERINDO/VII/2025. SK ini terbit pada 8 Juli 2025. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top