search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pernikahan Fiqar-Falih, Momen Sakral yang Menyatukan Dua Keluarga Besar

doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 22 November 2025 20:05
Zulfiqar Nur Alamsyah-Roidah Halilah Falih Ichsan. foto: istimewa
Zulfiqar Nur Alamsyah-Roidah Halilah Falih Ichsan. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pernikahan dua keluarga besar tokoh Sulsel berlangsung dalam suasana penuh haru dan kebahagiaan.

Prosesi akad nikah pasangan Zulfiqar Nur Alamsyah dan Roidah Halilah Falih Ichsan (Fiqar-Falih) digelar khidmat di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, pada Sabtu (22/11/2025).

Fiqar adalah putra Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin dan Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, sementara Falih merupakan putri almarhum mantan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo dan Novita Madonza Amu.

Sejak pagi, keluarga besar kedua mempelai, para tokoh masyarakat, serta tamu undangan telah memenuhi ruangan untuk menyaksikan momen sakral yang menjadi awal perjalanan hidup keduanya.

Rombongan calon pengantin pria tiba dengan membawa serahan, mahar, dan cincin. Mereka disambut hangat keluarga mempelai wanita melalui adat Palembang.

Iringan erang-erang, bosara, dan buwa menambah kekhidmatan prosesi penyambutan, yang ditutup dengan pantun serta penaburan beras kuning sebagai simbol restu, keselamatan, dan harapan baik bagi kedua mempelai.

Nuansa religius terasa mendalam saat Qari Internasional, Muammar Tahir, melantunkan ayat suci Al Qur’an. Lantunan merdu tersebut, menghadirkan ketenangan dan mengundang keharuan seluruh tamu yang hadir.

Memasuki inti acara, mahar diserahkan langsung ibunda mempelai pria, Aliyah Mustika Ilham, kepada keluarga mempelai wanita.

Mahar berupa satu set perlengkapan salat, perhiasan emas berlian, dan uang 88 Riyal menjadi simbol kesungguhan serta kesiapan Fiqar dalam membina rumah tangga.

Prosesi akad nikah berjalan lancar dan penuh ketenangan. Dengan satu kali lafaz, ijab kabul dinyatakan sah para saksi.

Pernikahan ini menghadirkan para saksi yang juga merupakan tokoh Sulsel dan nasional, baik dari pihak laki-laki maupun perempuan, yakni Komjen Pol Mohammad Fadil Imran dan Dzulfikar Ahmad Tawalla, saksi dari pihak perempuan. Sedangkan dari pihak laki-laki, yakni M Jusuf Kalla dan Munafri Arifuddin.

Suasana haru pun memuncak saat kedua mempelai resmi dipersatukan sebagai suami istri. Penyematan cincin dan penyerahan buku nikah dari penghulu menjadi penanda resmi awal kehidupan baru keduanya.

Usai akad, tradisi mappasikarawa mengiringi langkah pasangan pengantin memasuki ballroom utama. Dukungan keluarga besar dan para hadirin memberi warna kebersamaan yang hangat dan penuh doa.

Momen paling menyentuh hadir pada prosesi sungkem. Kedua mempelai bersimpuh memohon restu kepada orang tua masing-masing.

Air mata haru mengalir, menjadi ungkapan cinta, keikhlasan, dan doa terbaik yang mengiringi mereka membangun keluarga baru.

Tradisi suapan, cacapan, serta nasihat dari orang tua kedua mempelai memperkaya makna hari istimewa ini.

Rangkaian pesan penuh kearifan tersebut, dilanjutkan dengan nasihat pernikahan Prof Hamdan Juhannis, sebelum acara ditutup dengan doa yang dipimpin KH Abubakar Paka.

Kebahagiaan terpancar dari setiap wajah. Momen ini menjadi awal perjalanan baru yang diharapkan membawa keberkahan, ketentraman, dan kebahagiaan bagi Fiqar dan Falih dalam mengarungi bahtera rumah tangga. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top