search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Makassar Siap Jadi Kota Event Sepanjang 2026

Wali Kota Makassar Resmi Luncurkan Calendar of Event 2026
doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 20 Desember 2025 12:00
Munafri Arifuddin. foto: istimewa
Munafri Arifuddin. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Pariwisata Kota Makassar resmi meluncurkan Calendar of Event (CoE) Makassar 2026 sebagai langkah strategis menjadikan Kota Makassar sebagai kota tujuan wisata dan event sepanjang tahun.

Diluncurkannya Calendar of Event Makassar 2026 menegaskan posisi Kota Daeng sebagai kota event, kota budaya, dan kota kolaborasi, yang siap menyambut wisatawan sepanjang tahun dengan pengalaman yang autentik dan berkelas.

Launching di Novotel Makassar, Jumat (19/12/2025), ditandai dengan penarikan layar Pinisi secara simbolis, merepresentasikan semangat pelayaran Makassar menuju pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Peluncuran CoE Makassar 2026 dilakukan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Direktur Penerbitan dan Fotografi Kementerian Ekonomi Kreatif RI Iman Santosa, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin.

Wali Kota Munafri menjelaskan, kehadiran kalender event ini, merupakan peta jalan pariwisata Kota Makassar selama satu tahun penuh ke depan, di 2026.

“Kita ingin setiap bulan di Makassar selalu ada alasan untuk didatangi. Bukan memilih bulan, tapi memilih event apa yang ingin disaksikan di Makassar,” tegas Appi, sapaan akrab Munafri Arifuddin.

Diketahui, CoE Makassar 2026 memuat total 15 big event dengan Festival Muara yang digahas Appi akan hadir sebagai Top Event di CoE Makassar 2025 bersama 14 event berskala besar lainnya.

Sebanyak 72 event pendukung akan tersebar di sepanjang 2026. Beberapa agenda budaya, seperti Attayang Sunset dan Pagelaran Kesenian akan hadir hampir setiap bulan sebagai kalender budaya tetap Kota Makassar.

Appi menekankan, setiap event harus memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat, mulai dari pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), sanggar seni, event organizer, hingga industri perhotelan dan pariwisata pendukung.

“Kita ingin event ini berdampak langsung, bukan hanya dinikmati segelintir orang, tapi menggerakkan ekonomi lokal secara merata,” ujarnya.

Appi menegaskan, komitmen pemerintah untuk menjaga kualitas layanan pariwisata, termasuk kebersihan fasilitas umum, keramahan warga, serta bebas dari pungutan liar.

Ia juga mendorong kolaborasi luas dengan anak muda, komunitas kreatif, dan pelaku industri untuk memperbesar event yang sudah ada, bukan sekadar menciptakan event baru tanpa karakter.

Untuk itu, Appi menegaskan dukungan Pemkot Makassar terhadap industri kreatif dan promosi pariwisata.

Ia membuka ruang selebar-lebarnya bagi pelaku industri kreatif, termasuk musik, film, dan seni pertunjukan, bahkan menantang hadirnya konser artis nasional dan produksi film besar di Makassar.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Ini harus menjadi gerakan bersama seluruh stakeholder agar event-event di Makassar benar-benar membawa manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat,” tutupnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top