PLUZ.ID, BULUKUMBA – Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujung Bulu Caile 02 di Jl Serikaya, Kota Bulukumba, Rabu (7/1/2026). Ia mengajak semua elemen untuk saling support.
Kedatangan bupati dua periode berlatar pengusaha ini, didampingi langsung sang istri sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulukumba, Andi Herfida Muchtar.
Selain itu, juga hadir Wakil Bupati Bulukumba, Wakil Ketua DPRD Bulukumba, Syahruni Haris, sejumlah jajaran Forkopimda Kabupaten Bulukumba, beberapa pejabat Eselon II lingkup Pemkab Bulukumba, pimpinan perbankan, serta puluhan tamu undangan lainnya.
Bupati Andi Utta dalam sambutannya menceritakan pengalamannya. Ia mengungkapkan, beberapa negara juga menerapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Saya sangat setuju dengan program ini, karena peredaran uang hingga serapan lapangan kerja sangat luar biasa. Ini juga menjadi misi kami bagaimana terus menekan angka pengangguran,” ungkapnya.
Andi Utta berharap ke berbagai pihak agar bisa ikut menyukseskan program pemerintah tersebut, demi masa depan anak-anak dan masyarakat Bulukumba yang lebih baik.
“Mari saling support, apalagi marketnya masing-masing berbeda. Jadi jangan saling menjatuhkan,” jelas Andi Utta.
Peluncuran ini ditandai denganĺ pengguntingan pita di pintu masuk SPPG yang dilakukan Bupati Andi Utta. Selanjutnya, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulukumba, Andi Herfida Muchtar memotong nasi tumpeng.
Mitra Dapur SPPG Ujung Bulu Caile 02, Hamrina A Muri mengaku, bersyukur atas peluncuran tersebut.
Ia menyebut, SPPG ini awalnya satu lokasi dengan Rumah Makan Grand 99 di Jl Bakti Adiguna.
“Kami cuma pindahkan tempatnya, karena aturan terbaru SPPG tidak boleh satu tempat dengan Rumah Makan atau Restoran. Dulu kan belum ada aturan seperti itu,” ujarnya.
Hamrina mengaku, ada pengurangan kuota yang cukup signifikan bagi penerima manfaat dari SPPG-nya.
Ia berharap, agar ke depan penerima manfaat dapat diperluas, seperti ibu hamil, ibu menyusui, hingga orang-orang yang kurang mampu.
“Kami tekankan kepada seluruh karyawan untuk benar-benar bekerja dengan baik. Kita berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.
Sementara, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba, Syahruni Harismenegaskan, semakin banyak siswa yang terlayani mendapatkan MBG, maka beban orang tua siswa terutama uang jajan akan semakin berkurang.
Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bulukumba ini, juga menyinggung efek domino dari program MBG.
Menurutnya ekonomi akan semakin menggeliat dengan banyaknya para pedagang yang bisa menyuplai kebutuhan bahan menu di setiap SPPG.
“Kemudian pengangguran dapat berkurang, karena sudah terserap sebagai tenaga kerja di setiap SPPG, minimal 50 orang terserap sebagai tenaga kerja atau penyaji MBG,” ujar Syahruni Haris. (***)