search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Rayakan Idulfitri Bersama Masyarakat Bantaeng, Uji Nurdin Sampaikan Capaian dan Harapan untuk Daerah

doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 21 Maret 2026 22:39
SALAT ID. Bupati Bantaeng, M Farhul Fauzy Nurdin, silaturahmi bersama jemaah usai melaksanakan Salat Idulfitri 1447 H/2026 M di Lapangan Pantai Seruni, Kabupaten Bantaeng, Sabtu (21/3/2026). foto: istimewa
SALAT ID. Bupati Bantaeng, M Farhul Fauzy Nurdin, silaturahmi bersama jemaah usai melaksanakan Salat Idulfitri 1447 H/2026 M di Lapangan Pantai Seruni, Kabupaten Bantaeng, Sabtu (21/3/2026). foto: istimewa

PLUZ.ID, BANTAENG – Bupati Bantaeng, M Fathul Fauzy Nurdin, menunaikan Salat Idulfitri 1447 H/2026 M di Lapangan Pantai Seruni, Kabupaten Bantaeng, Sabtu (21/3/2026).

Dalam sambutannya, kepala daerah yang akrab disapa Uji Nurdin ini, berkomitmen,
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng tidak akan berhenti bekerja, tidak akan mundur oleh tantangan, dan akan terus memastikan masyarakat Bantaeng menjadi prioritas utama.

“Komitmen inilah yang menjadi landasan kami dalam menghadapi setiap dinamika yang ada. Penyesuaian anggaran dari pemerintah pusat adalah tantangan yang harus kita hadapi bersama,” ungkapnya.

Bagi Uji Nurdin, hal tersebut bukan alasan untuk melambat. Justru menjadi momentum untuk bergerak lebih cepat, bekerja lebih cerdas, dan memastikan setiap program memberikan manfaat nyata.

Dalam proses tersebut, pihaknya menyadari tidak semua kebijakan dapat sepenuhnya memenuhi harapan seluruh masyarakat.

“Namun, setiap keputusan yang diambil selalu dilandasi oleh niat dan tanggung jawab untuk menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Bantaeng,” bebernya.

Di tengah tantangan, lanjut Uji Nurdin, pihaknya bersyukur atas capaian yang diraih Kabupaten Bantaeng.

Mulai Sektor kesehatan, melalui pencapaian Universal Health Coverage (UHC) yang tidak hanya memperluas akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, tetapi juga mendapatkan pengakuan di tingkat nasional sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah dalam menjamin pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas.

“Sektor lingkungan, dengan diraihnya penghargaan Sertifikat Adipura, yang menjadi bukti nyata keberhasilan bersama dalam menjaga kebersihan, pengelolaan lingkungan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kelestarian lingkungan hidup,” jelasnya.

Kepala daerah termuda di Sulsel ini, menjelaskan, upaya membangkitkan ekonomi juga menunjukkan hasil positif.

“Melalui Ramadhan Bangkit II, kita berhasil mencatatkan omzet sebesar Rp2,2 miliar, sebagai bukti UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Bantaeng adalah kekuatan nyata ekonomi daerah,” bebernya.

“Kami juga terus mendorong kawasan industri agar kembali berjalan normal, serta membuka peluang investasi seluas-luasnya demi terciptanya lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan. Insya Allah, pada tahun ini akan segera dimulai pembangunan industri pengolahan udang yang kami harapkan dapat menyerap banyak tenaga kerja,” katanya.

Tak sampai disitu, akan hadir juga industri pengolahan teripang, sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis potensi lokal. Pemerintah daerah juga menyiapkan langkah strategis dalam pengembangan sumber daya manusia.

“Kami mempersiapkan tenaga-tenaga muda Bantaeng untuk mengikuti program magang ke Jepang, bekerja sama dengan Jepang yang akan merekrut tenaga kerja dari daerah kita.Untuk itu, kami mendorong peran Balai Latihan Kerja (BLK) dan lembaga pendidikan seperti Akom untuk terus meningkatkan kualitas generasi muda, terutama dalam keterampilan dan kemampuan bahasa, agar mampu bersaing dan memanfaatkan peluang yang ada,” ucapnya.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Bantaeng ini, meminta masyarakat berdoa agar Indonesia senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari bencana dan perpecahan, serta terus menjadi bangsa yang kuat, damai, dan sejahtera.

“Kami menyadari bahwa setiap kebijakan tentu tidak selalu sempurna. Namun yakinlah, seluruh upaya yang kami lakukan dilandasi niat tulus untuk kesejahteraan masyarakat. Kami memohon doa yang tulus, dukungan dan kebersamaan seluruh masyarakat. Karena kita percaya, Bantaeng tidak dibangun oleh kemudahan, tetapi oleh keteguhan,” pungkasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top