search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Munafri Arifuddin Turun Langsung Bawa Bantuan ke Lokasi Kebakaran di Jl Sultan Alauddin, Pastikan Kebutuhan Terpenuhi

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 18 Juni 2026 22:49
Munafri Arifuddin Turun Langsung Bawa Bantuan ke Lokasi Kebakaran di Jl Sultan Alauddin, Pastikan Kebutuhan Terpenuhi

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau langsung lokasi kebakaran sekaligus menemui warga terdampak di Jl Sultan Alauddin III, RT 01/RW 05, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Kamis (18/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Appi, sapaan akrabnya, memastikan seluruh kebutuhan dasar para korban terpenuhi. Selain melihat kondisi lokasi pascakebakaran, ia juga menyerahkan berbagai bantuan darurat sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terhadap warga yang terdampak musibah.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, mengatakan, berdasarkan hasil assessment sementara, kebakaran tersebut berdampak pada 11 bangunan yang terdiri atas 10 rumah pribadi dan satu rumah kos.

Dari jumlah tersebut, lima unit mengalami kerusakan berat, empat unit rusak sedang, dan dua unit rusak ringan.

“Data sementara menunjukkan terdapat 19 kepala keluarga atau 98 jiwa yang terdampak akibat peristiwa ini,” ujar Fadli, saat mendampingi Wali Kota Munafri di lokasi puing-puing kebakaran.

Rinciannya meliputi 29 laki-laki dewasa, 34 perempuan dewasa, 10 anak laki-laki, 18 anak perempuan, satu lansia laki-laki, dua lansia perempuan, tiga balita perempuan, dan satu bayi. Kendati demikian, tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sebagai langkah penanganan darurat, BPBD bersama perangkat daerah terkait langsung menyalurkan bantuan kebutuhan mendesak berupa family kit, baby kit, perlengkapan pertolongan pertama (first aid), pakaian, sarung, selimut, hingga terpal untuk kebutuhan sementara para korban.

“Selain itu, Pemkot Makassar juga menyalurkan bantuan material bangunan guna mempercepat proses pemulihan rumah warga yang terdampak,” jelasnya.

Adapun bantuan material yang diserahkan langsung Wali Kota Makassar meliputi 180 batang balok ukuran 4/6, 131 batang balok ukuran 5/7, 92 batang balok ukuran 5/10, 44 lembar seng enam kaki, 44 lembar seng delapan kaki, 43 lembar seng sembilan kaki, 131 lembar tripleks, serta 22 kilogram paku.

Fadli menjelaskan, penanganan korban kebakaran di Kota Makassar telah memiliki mekanisme dan petunjuk teknis yang jelas sehingga seluruh perangkat daerah dapat bergerak cepat saat terjadi bencana.

“Pesan Pak Wali sangat jelas, masyarakat yang terkena musibah tidak membutuhkan banyak penjelasan. Yang mereka butuhkan adalah respons cepat dari pemerintah,” katanya.

Menurutnya, setelah proses pemadaman dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD segera turun melakukan assesmen untuk menghitung jumlah rumah terdampak, tingkat kerusakan, jumlah korban, serta kebutuhan mendesak lainnya.

Hasil assesmen tersebut kemudian menjadi dasar penyaluran bantuan dari pemerintah. Dimana, bantuan pertama yang diberikan adalah bantuan logistik.

“Dari BPBD Makassar, berupa tenda, pakaian, selimut dan kebutuhan dasar lainnya. Sementara bantuan kebutuhan pangan disalurkan oleh Dinas Sosial agar kebutuhan makanan korban tetap terpenuhi,” jelasnya.

Pada tahap berikutnya, BPBD menyalurkan bantuan material bangunan secara proporsional sesuai jumlah rumah dan tingkat kerusakan yang dialami warga.

Menurut Fadli, bantuan tersebut mencakup berbagai material seperti paku, seng, balok, tripleks, dan kebutuhan konstruksi lainnya agar warga dapat segera membangun kembali tempat tinggal mereka.

Tidak hanya menyalurkan bantuan, BPBD juga akan mengawal proses pemulihan melalui dukungan rehabilitasi, rekonstruksi, bantuan logistik lanjutan, hingga trauma healing apabila dibutuhkan para korban.

“Kami BPBD melakukan proses pemulihan dan pembangunan kembali rumah warga dengan melibatkan masyarakat, pemerintah kecamatan, kelurahan, relawan, serta seluruh stakeholder terkait,” ujarnya.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terhadap warga yang terdampak bencana.

Ia menyebut, arahan utama yang diberikan adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dan proses pemulihan berjalan secepat mungkin.

“Pak Wali berpesan agar yang utama adalah masyarakat terdampak, kita harus hadir bersama mereka, memberi semangat, memastikan keberlangsungan hidup mereka tetap berjalan, sehingga daya juang untuk bangkit kembali dapat lebih cepat,” tuturnya.

Sedangkan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan, pemerintah telah mengerahkan Organisaai Perangkat Daerah (PPD) terkait untuk memberikan bantuan, mulai dari kebutuhan logistik hingga dukungan tempat tinggal sementara.

“Tentu, kebutuhan pokok utama sudah disalurkan melalui posko bencana disini, agar pembagiannya merata dan sesuai kebutuhan masing-masing keluarga,” ujarnya.

“Baik logistik makanan, perlengkapan, pakaian, dan sekarang ditambah material bangunan. Saya pikir ini menjadi bentuk perhatian yang sangat baik kepada para korban,” lanjutnya.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk kehadiran langsung pemerintah di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah, sekaligus memastikan seluruh proses penanganan korban kebakaran berjalan optimal hingga masa pemulihan.

Menurutnya, penanganan korban dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Sosial, BPBD, kecamatan, dan kelurahan.

“Prosedur yang sudah dilakukan dari bantuan Dinas Sosial, BPBD, hingga jajaran kelurahan dan kecamatan ini menjadi satu kesatuan untuk memastikan seluruh kebutuhan korban dapat terpenuhi,” katanya.

“Jadi, bantuan darurat dari pemerintah kota seperti tenda pengungsian, dapur umum, suplai air bersih dari PDAM dan kebutuhan sementara dari Dinas Sosial dan BPBD,” sambung Appi. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top